Kurangi Kesenjangan, Sarpras IAIN Lampung Perlu Ditingkatkan

01-08-2016 / KOMISI VIII

 

Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi VIII DPR RI melakukan kunjungan ke Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung Jl Letkol H. Endro Suratmin, Sukarame, Kota Bandar Lampung, Jumat (29/07/2016).

 

Ketua Tim kunker Deding Ishak yang juga Wakil Ketua Komisi VIII mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan kerja di tiga provinsi salah satunya di Lampung untuk meninjau perkembangan sarana prasarana yang ada di kampus dan juga menerima masukan.

 

Menurutnya sarana dan prasarana yang ada di kampus IAIN Lampung perlu ditingkatkan guna mengurangi kesenjangan yang terjadi antara perguruan tinggi yang ada di bawah Kementeristek- dikti dengan Kementerian Agama.

 

“Perguruan tinggi di bawah Kementeristek dikti bisa lebih fokus untuk meningkatkan kualitas akademiknya, sedangkan perguruan tinggi yang ada di bawah Kemenag harus disibukkan dengan urusan sarana dan prasarana selain juga memikirkan peningkatan kualitas akademik,”tegasnya. 

 

Untuk merealisasikan hal tersebut, Deding mendesak Kementerian Agama harus berani melakukan terobosan konkret seperti realokasi SBSN (Surat Berharga Syariah Nasional).

 

“IAIN layak menjadi universitas unggulan di kalangan PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) maupun  seluruh universitas di Indonesia. Komisi VIII DPR RI akan berjuang untuk merealisasikan hal tersebut” imbuhnya.

 

Ia menambahkan, pendidikan Islam saat ini menjadi fokus pembahasan di Komisi VIII DPR. Hal tersebut dibuktikan melalui panja Pendidikan Islam yang dibentuk. “Di Panja ini kami membuat salah satu kesimpulan yaitu mengusulkan agar adanya pemisahan Dirjen Pendidikan Islam Dasar Menengah dan Pendidikan Tinggi Islam di bawah kementerian Agama RI. Kami ingin PTKIN dan PTKIS tidak dibawah Dirjen Pendidikan Islam tetapi tersendiri,”ujarnya.  

 

Selain itu, pihaknya juga akan mempertimbangkan usulan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) yang sedang dibahas yaitu RUU Pengembangan Madrasah dan Pondok Pesantren dan juga RUU Pendidikan Tinggi Islam untuk diajukan sebagai UU usul inisiatif DPR.

 

Di tempat yang sama, Rektor IAIN Mohammad Murki menyambut baik kedatangan anggota Komisi VIII dalam acara Kunker reses masa sidang V. Dia mengharapkan, pengembangan kampus IAIN Lampung memerlukan dukungan politik khususnya dari anggota Komisi VIII DPR RI.

 

Dalam Kunjungan ini ikut serta sejumlah anggota Komisi VIII di antaranya, Agus Susanto, Itet Tridjajati Sumarijanto, Hamka Haq, Erwin Moeslimin Singajuru, Linda Megawati, Asli Chaidir, Arzeti Bilbnna Setiawan, An’im F Mahrus, Mohd. Iqbal dan Muslich. (rnm, mp) foto : Ria/mr.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Madrasah dan Pesantren di Jatim Harus Tangguh Hadapi Covid-19
24-07-2020 / KOMISI VIII
Komisi VIII DPR RI telah menyetujui anggaran untuk bantuan operasional pesantren, bantuan opersional madrasah diniyah takmiliyah (MDT), bantuan operasional lembaga...
Kanwil Kemenag DIY Diimbau Jadi ‘Role Model’ Gerakan Modernisasi Keagamaan
21-07-2020 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq berharap Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bisa menjadi role...
DIY Provinsi Terbaik Tangani Covid-19
21-07-2020 / KOMISI VIII
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ihsan Yunus menilai Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang terbaik dalam...
Realisasi Kebijakan Anggaran Penanganan Covid-19 Harus Tepat
21-07-2020 / KOMISI VIII
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Moekhlas Sidik memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII ke Provinsi Jawa Timur. Dalam kunker...