BURT Sosialisasi Renstra 2015-2019 ke Sulsel

13-12-2016 / B.U.R.T.

 

Tim Kunker BURT DPR- RI dipimpin Wakil Ketuanya Agung Budi Santoso melaksanakan Sosialisasi Rencana Strategis DPR RI 2015-2019 di Makassar Sulsel, Jumat  (9/12/2016). Bertempat di Ruang Data Lantai 2 Kantor Gubernur Provinsi Sulsel Tim Kunker diterima oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo.

 

Hadir pula dalam acara ini Bappeda Provinsi Sulsel,  sejumlah Pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulsel dan kalangan akademisi dari Universitas Hasanuddin dan Universitas Muhamadiyah Makassar.

 

"Tujuan kami mendapatkan masukan langsung  pemangku kepentingan, dalam hal ini Pemerintah Daerah dan para akademisi untuk bagaimana renstra itu nanti bisa menjadi hal yang menjadikan DPR yang kuat, modern, berwibawa dan kredibel serta dipercaya masyarakat." ujar Agung, politisi Partai Demokrat Dapil Jawa Barat I.

 

Menurut Agung, penyusunan Renstra DPR bukan perkara yang mudah karena Dewan terdiri dari 560 anggota dengan berbagai latar belakang berbeda dengan wilayah keterwakilan di seluruh Indonesia.

 

Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) DR Agus Salim menyoroti mengenai belum adanya pengukuran kinerja sebagai bagian yang menyertai sasaran strategis yang akan dicapai DPR.

 

"Renstra yang ingin dicapai DPR tidak ada indikatornya, seharusnya ada target yang dinyatakan dengan angka-angka kuantitatif supaya kemudian bisa diukur output kinerjanya dan bisa dievaluasi," ujar Agus yang merupakan doktor ahli perencanaan pembangunan Unhas. Dengan adanya ukuran yang jelas, maka perencanaan termasuk kerangka pendanaan dalam pencapaian visi target DPR selama lima tahun akan terukur pula.

 

Menanggapi hal ini, anggota BURT Syaiful Bahri Anshori (FPKB) sepakat bahwa usulan tersebut sangat sesuai dengan visi membangun DPR modern  transparan dan punya integritas.

 

"Kekurangan kita memang belum adanya output kinerja, kita belum pernah mengukur secara kuantitatif maupun kualitatif hasil kerja  misalnya soal prolegnas, prosentase  transparansi, kinerja anggota dewan dan sebagainya walaupun sebenarnya sulit diukur karena kita lembaga politik," jelas Syaiful yang merupakan anggota dewan dari Dapil Jawa Timur IV.

 

Walaupun sulit, dia berharap upaya pendataan output kinerja ini perlu ditingkatkan, sehingga betul-betul mewujudkan DPR yang kuat, modern secara sistem. (Ran)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kemandirian adalah Esensi Pembelajaran Jarak Jauh
29-07-2020 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso memaparkan, metode pembelajaran dalam jaringan (daring) memiliki tantangan tersendiri,...
Sambut ‘New Normal’, BURT DPR Cek Kesiapan Bandara Halim
14-07-2020 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI mengecek langsung kesiapan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dalam menyambut masa new normal,...
Protokol Bandara Harus Mampu Sesuaikan ‘New Normal’
06-07-2020 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mengatakan seluruh masyarakat Indonesia mau tidak mau sudah harus...
BURT Tinjau Kesiapan Protokol Normal Baru di Bandara Soetta
06-07-2020 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau layanan keprotokolan bagi Anggota Dewan dalam menghadapi tatanan normal baru di Terminal...