Pembangunan dan Penataan Kampung Harus Berkeadilan

13-09-2017 / PIMPINAN

Kerumunan warga Kampung Kebun Bayam yang terletak di bawah jaringan sutet menyambut dan mengiringi kedatangan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon beserta rombongan. Anggota Karang Taruna RW 08 Kampung Bayam dan anak-anak menyambut rombongan Fadli Zon sambil membawa papan kardus bertuliskan pesan serta harapan warga Kampung Kebun Bayam. Salah satunya adalah permintaan agar Pemda DKI tidak menggusur Kampung Kebun Bayam. Papan tersebut dibawa mengiringi rombongan Fadli Zon sampai ke lokasi pertemuan dengan warga di Musholla Miftahul Huda.

 

Menanggapi harapan para warga, Fadli Zon menyarankan kepada Gubernur DKI yang berencana akan menertibkan pemukiman tersebut, agar lebih baik fokus pada proses transisi, mengingat pada 16 Oktober ,nanti, akan diselenggarakan pergantian jabatan. Secara prinsip, Fadli menyatakan setuju dengan pembangunan dan penataan, namun harus mengedepankan keadilan. 

 

"Tentu kita sangat mendukung dan setuju pada pembangunan. Kita juga setuju dengan penataan, tapi kita ingin penataan berkeadilan. tidak boleh ada yang dirugikan, termasuk warga masyarakat," ungkap Fadli di hadapan para warga Kampung Kebun Bayam, Jakarta Utara, Rabu (13/9/2017).

 

Fadli yang datang didampingi oleh Anggota Komisi VII Aryo P.S. Djojohadikusumo dan Anggota Komisi III M. Nasir Jamil meminta kepada Gubernur DKI yang masih menjabat sekarang untuk menunda penggusuran, dan biarkan nanti diurus oleh Gubernur yang baru. Karena menurutnya di masa akhir jabatan tidak seyogyanya mengambil kebijakan yang sangat drastis. Dia juga menekankan agar warga diberikan ruang yang cukup dan layak. 

 

Ada sekitar 535 Kepala Keluarga yang tinggal di Kampung Kebun Bayam, Aryo yang merupakan anggota dewan dari dapil setempat bertanggungjawab atas aspirasi masyarakat setempat. Dia menjanjikan tidak akan ada penggusuran di Kampung Kebun Bayam, yang ada adalah penataan. Nasir Jamil yang juga hadir berpesan kepada warga agar tetap kompak, dalam kondisi kampung yang saat ini rawan ada provokasi untuk membentrokkan antar kepentingan warga. (eko/sc)/foto:runi/iw.

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kekerasan Tidak Dibenarkan Hukum Apapun
21-02-2018 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengecam keras kembali terjadinya kekerasan terhadap pemuka agama. Kali ini, terjadi di Pondok Pesantren...
Masyarakat Tak Perlu Takut Kritik DPR
21-02-2018 / PIMPINAN
Masyarakat diserukan tak perlu takut mengkritik DPR RI, karena memang tak ada pasal yang mengaturnya di UU manapun. Yang dilarang...
Ketua DPR Dukung Pengembangan Industri Pertahanan Dalam Negeri
21-02-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendukung perkembangan industri pertahanan dalam negeri, karena dapat memunculkan nilai tambah bagi bangsa Indonesia, seperti...
Ketua DPR Apresiasi Tim Gabungan Polri Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Sabu
21-02-2018 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo memberikan apresiasi besar atas keberhasilan Tim Gabungan Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Satgas...