Komisi V DPR Awasi Proses Pemeliharaan Jembatan Barelang

23-11-2017 / KOMISI V

Komisi V saat meninjau jembatan Barelang, Batam Provinsi Kepulauan Riau (23/11). Foto: Arief/km

 

 

Jembatan bentang panjang Barelang yang menghubungkan Pulau Batam dengan Pulau Galang Baru perlu pemeliharaan yang maksimal. Karena itu Tim Kunspek Komisi V DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi V Anton Sukartono (F-Demokrat) meninjau jembatan Barelang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (22/11).
 

Sudah 20 tahun dibangun jembatan ini tidak ada pemeliharaannya, untuk itu Komisi V DPR  datang ke sini untuk melihat bagaimana proses pemeliharaannya. "Alhamdulillah ternyata memang sedang dikerjakan, anggarannya sebesar 34 miliar dan pada Desember mendatang tahap pertama sudah selesai dan nanti ada tahap kedua. Kalau semuanya sudah dirawat kita akan jadikan sebagai acuan,"ungkap Anton saat dialog dengan Direktur Jembatan dari Kementerian PUPR.


Pimpinan Komisi V dari Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, jembatan cable stayed jika tidak dirawat pasti ada vetiknya atau lelahnya. Jembatan Barelang jangan sampai roboh seperti di Kutai, saya tidak mau itu terjadi. "Sekarang kita belajar baik-baik disini melihat juga dan kita juga sudah mengirim tenaga ahli kita ke luar untuk belajar dan kita terapkan di sini" kata Anton.
 

Di tempat yang sama Iwan Zakarsih selaku Direktur Jembatan dari Kementrian PUPR memohon dukungan DPR untuk dialokasikan anggaran pemeliharaan jembatan. "Ini pemeliharaan tahap pertama dan baru kami cek stackcable itu kabel penggantungnya ada yang erupsi, ada yang tersambar petir, ada yang kendor bahkan harus sudah ada yang harus diganti," katanya.
 

Menurutnya, tahap pembelajaran perawatan juga harus dilakukan ke Malaysia, Korea, Jepang dan negara lain untuk memelihara jembatan karena Jembatan Barelang ini terbatas pengalaman. "Kita bangga dengan karya anak bangsa tetapi kebanggaan tidak cukup pada saat membangun tetapi juga pada saat operasional," tutupnya. (rief,mp)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Dukung Pemindahan Ibu Kota Untuk Pemerataan Ekonomi
26-09-2019 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie, mendukung rencana Pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur....
Sistem Platon Diperkenalkan Kepada Komisi V
25-09-2019 / KOMISI V
Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menerima perwakilan perusahaan asal Rusia yang bergerak di sektor transportasi, RT-Invest Transport...
13 Tahun Berlalu, Korban Lumpur Lapindo Masih Terkatung
19-09-2019 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Sungkono menyanyangkan pemerintah yang hingga saat ini terkesan mengabaikan korban lumpur lapindo. Bahkan setelah 13...
Komisi V Pastikan Pelayanan MRT Profesional
19-09-2019 / KOMISI V
Pimpinan dan Anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan langsung ke lapangan guna mencoba dan memastikan kondisi riil terkait pelayanan,...