Panja SDGs Harapkan Peningkatan Keterwakilan Perempuan di Aceh

06-03-2018 / B.K.S.A.P.

Ketua Tim Panja SDGs Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf saat Tim  Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) BKSAP DPR RI ke Provinsi Aceh. Foto : Oji/And

 

Ketua Tim Panja SDGs Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf  mengharapkan adanya peningkatan keterwakilan perempuan di berbagai bidang di Provinsi Aceh.

 

Hal tersebut mengemuka saat Tim  Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) BKSAP DPR RI ke Provinsi Aceh berdialog dengan Gubernur Aceh yang diwakili Sekretaris Daerah  Dermawan dan jajaran SKPA, di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (06/3/2018).

 

"Kami juga ingin mendengar dari SKPA Provinsi Aceh apa yang sudah dilakukan, apa kendalanya, apa yang harus diperjuangkan di tingkat pusat," ujar Nurhayati dalam sambutannya.

 

Politisi Demokrat ini lebih lanjut menjelaskan bahwa DPR RI melalui BKSAP terus memperjuangkan pembangunan berkelanjutan di berbagai kancah internasional mewakili Indonesia. Panja SDGs BKSAP menjadi gerbang diplomasi parlemen dan focal point DPR RI dalam berbagai kerja sama nasional dan internasional mengenai SDGs.

 

"Kami berharap pada pertemuan ini ada perwakilan dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pengusaha dan elemen lainnya. Panja SDGs sudah berjalan sejak 2015, 3 tahun bekerja sudah memberikan rekomendasi kepada pemerintah melalui Bappenas, Kemenlu, Kemenkes, Kemen Pemberdayaan Perempuan mengenai berbagai upaya pembangunan berkelanjutan," ungkap Nurhayati.

 

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Aceh, lanjut Nurhayati sudah lumayan bagus namun personel jajaran SKPAnya masih banyak laki-lakinya, sementara dari kalangan perempuan masih belum banyak, sehingga perlu upaya serius untuk peningkatan SDM dari kalangan perempuan.

 

Mewakili Gubernur Aceh yang berhalangan hadir, Sekda Provinsi Aceh Dermawan mengapresiasi dukungan Panja SDGs BKSAP dalam mengawal sekaligus mengawasi program-program pembangunan yang berkelanjutan di Aceh.

 

"Kami berharap kehadiran Panja SDGs BKSAP bisa membantu mendorong parlemen dunia memberikan apresiasi dan kompensasi atas terjaganya biosfer serta hutan di Aceh dengan pembiayaan perawatan dan pengelolaan hutan," pungkasnya.

 

Panja SDGs BKSAP DPR RI dipimpin Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf, diikuti antara lain: Siti Hediati Soeharto (Watua BKSAP), Rofi Munawar (Watua BKSAP), Nurhayati Monoarfa (Watua BKSAP), Ono Surono, Andi Achmad Dara, Sareh Wiyono, Heri Gunawan, Siti Masrifah dan Amelia Anggraini. (oji/sc)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kaum Milenial Harus Berani Berpolitik
18-09-2020 / B.K.S.A.P.
Berpolitik merupakan langkah efektif untuk masuk ke jantung kebijakan publik. Dari dapur kebijakan itu, kaum milenial bisa melakukan perubahan. Anggota...
Rayakan Hari Demokrasi Internasional, DPR Siap Jadi Tulang Punggung Demokrasi
15-09-2020 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, menilai Hari Demokrasi Internasional masih belumbanyak diketahui publik. Untuk...
Pandemi Covid-19, Anggaran 2020-2021 AIPA Tak Naik
15-09-2020 / B.K.S.A.P.
Delegasi Parlemen IndonesiadiwakiliolehWakilKetuaBadan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera menghadiri Komisi Keorganisasian ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA),...
Kolaborasi Multipihak Mutlak Diperlukan dalam Penanganan Covid-19
15-09-2020 / B.K.S.A.P.
Anggota BKSAP DPR RI Andi Yuliani Paris menekankan pentingnya peran aktif multipihak dalam penanganan pandemi Covid-19. Kolaborasi multipihak antara lain...