Pemerintah Apresiasi RUU SS-KCKR Sebagai Usul Inisiatif DPR

11-07-2018 / KOMISI X

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra foto : Dok/mr

 

Dalam hasil kesimpulan Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI dengan Mendikbud, Menristekdikti, Mendagri,  Menkum HAM, dan Menkominfo, menyatakan  bahwa pemerintah menyampaikan apresiasinya terhadap usul inisiatif DPR mengenai revisi RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SS-KCKR).

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra yang membacakan keputusan rapat mengatakan, substansi pokok dalam RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam tersebut antara lain terdiri dari Obyek Serah, Subyek Wajib Serah, Penyerahan kepada Perpustakaan Nasional dan Perpustakaan Provinsi, Pengelolaan Obyek Serah, melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan serah simpan.

 

Salah satu pandangan pemerintah dalam keputusan RDP tersebut menyebutkan tentang pemberian rekapitulasi Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, yakni 79 DIM Tetap, 47 DIM Hapus, 21 DIM Perubahan Substansi, 9 DIM Tambahan Substansi, 9 DIM Perubahan Redaksional, papar pria yang akrab disapa SAH itu.

 

"Penjelasan perubahan DIM RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam diantaranya ialah DIM Tetap yakni DIM 86, DIM 99, dan DIM 150. Sedangkan DIM Hapus yaitu DIM 72. Untuk DIM Perubahan Substansi adalah DIM 13, DIM 37, DIM 39, dan DIM 44. Pada DIM Tambahan Substansinya yaitu DIM 42, DIM 92, dan DIM 121. Komisi X DPR RI dan pemerintah juga menyepakati mekanisme pembahasan RUU tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SS-KCKR)," pungkasnya. (dep/sc)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pentingnya Siapkan SDM Penuhi Standar Kompetensi
20-07-2018 / KOMISI X
Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Indonesia harus menyiapkan tenaga kerja yang memenuhi standar kompetensi. Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik...
Pentingnya Pengembangan Pendidikan Vokasi untuk Penguasaan Keterampilan
20-07-2018 / KOMISI X
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang memiliki nilai ekonomis sesuai dengan kebutuhan pasar. Pengembangan perlu dilakukan,...
Pendidikan Vokasi Siapkan Tenaga Kerja Trampil
20-07-2018 / KOMISI X
Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2020-2030, ini akan menjadi modal besar pembangunan bila mempunyai kompetensi yang tinggi melalui...
Komisi X Apresiasi Atas Sarpras SMK Padang
20-07-2018 / KOMISI X
Pendidikan vokasi merupakan pendidikan untuk penguasaan pengetahuan dan keterampilan yang memiliki nilai ekonomis. Karena itu fokus Kunjungan Spesifik Komisi X...