RS Stella Maris Makassar Layak Dijadikan Rujukan Jamkestama

12-07-2018 / B.U.R.T.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Novita Wijayanti menuturkan Anggota DPR RI meninjau Rumah Sakit (RS) Stella Maris foto : Riyan/mr

 

Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau Rumah Sakit (RS) Stella Maris, Makasar, Sulawesi Selatan, Rabu (11/7/2018), guna melihat pelayanan Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama), khususnya untuk kesehatan Anggota DPR RI dan keluarganya. Dari hasil tinjauan, RS Stella Maris dinilai layak dijadikan rujukan Jamkestama.

 

Wakil Ketua BURT DPR RI sekaligus Ketua Tim Kunjungan Kerja Novita Wijayanti menuturkan Anggota DPR RI yang memiliki aktifitas yang tinggi dan sering melakukan kunjungan kerja keluar kota dan sering berpindah tempat rentan terkena sakit dan dan terkadang tidak membawa kartu asuransi kesehatan dari Jasindo.

 

“Dari penjelasan Dirut RS Stella Maris, kami sangat mengapresiasi fasilitas rumah sakit ini, dari peralatan hingga dokter spesialis sangat lengkap dan saya harap untuk manajemen rumah sakit tidak langsung menolak atau mempersulit ketika ada pasien yang mendaftar, namun lupa membawa kartu asuransi,” tutur Politisi Gerindra tersebut.

 

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Wakil Ketua BURT Nurhayati Manoarfa terhadap fasilitas RS Stella Maris Makassar yang lengkap, sehingga bisa dijadikan rujukan bagi peserta Jamkestama.

 

“Sebagai rumah sakit tipe B, saya melihat RS Stella Maris sudah lengkap dari dokter spesialis dan sub spesialis. Ruangannya juga baik dan bersih, sehingga RS ini bisa direkomendasikan untuk dijadikan rujukan bagi peserta Jamkestama,” tutur politisi PPP itu.

 

Menanggapi hal tersebut Direktur RS Stella Maris Makassar Thomas Soharto menyambut baik atas kunjungan Anggota BURT DPR RI dan memastikan seluruh pelayanan rumah sakit dapat berjalan dengan lancar.

 

Terkait kartu Jamkestama yang tertinggal saat berobat, Thomas menjamin bahwa RS Stella Maris dapat menerimanya. “Kami mengutamakan pelayanan, terpenting pasien tertangani dengan baik, mengenai kartu asuransi yang tertinggal itu bisa diurus setelah pasien tertangani dan zaman sekarang sudah serba online, pasien yang datang tinggal menyebutkan identitas dan asuransinya saja,” tutur Thomas. (rh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Gaji Ke-13 Diupayakan untuk PPPK
12-11-2018 / B.U.R.T.
Gaji ke-13 bagi para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Biro Pemberitaan Parlemen, Sekretariat Jenderal dan Badan Keahlian DPR...
RS Harus Melayani dengan Hati
30-10-2018 / B.U.R.T.
Setiap rumah sakit diimbau melayani pasiennya dengan hati. Seluruh pegawai hingga sekuriti yang bekerja di RS harus berempati pada masyarakat...
BURT DPR Tinjau RSI Siti Khadijah
30-10-2018 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau langsung Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Khadijah di Palembang, Sumatera Selatan. Rumah...
Lapangan Tembak Senayan Diminta Segera Ditutup dan Direlokasi
25-10-2018 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Capt. Anthon Sihombing menegaskan Lapangan Tembak Senayan di Kawasan Gelora Senayan, Jakarta,...