DPR Apresiasi Bantuan Bencana Alam dari Negara Sahabat

10-10-2018 / KOMISI I

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari saat memberikan keterangan.Foto :Arief/Man

 

Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi simpati dan pemberian bantuan dana dari negara-negara sahabat untuk bencana alam yang terjadi di Palu dan Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Kharis mengibaratkan seperti hubungan persahabatan, dimana sahabat akan terlihat jika rekannya terpuruk dan mendapat musibah.

 

“Dan terbukti sahabat Indonesia dari penjuru dunia datang mengulurkan tangan membantu saudara kita di Sulawesi Tengah, terima kasih yang tak terhingga kepada semua negara sahabat,” apresiasi Kharis dalam keterangannya kepada Parlementaria, Selasa (09/10/2018).

 

Kharis pun mengaku sangat mendukung dan tidak mempermasalahkan pernyataan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang memastikan pasukannya akan melakukan pengawalan ketat terhadap kendaraan yang membawa logistik bantuan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulteng.

 

“Jelas bantuan kemanusiaan dalam bencana di Palu itukan di bawah koordinasi BNPB dan TNI dalam tanggap bencana ada bersama-sama institusi lainnya, sehingga sudah pasti TNI harus terlibat dan membantu sekaligus mengawasi,” jelas legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

 

Kharis juga meminta kepada TNI untuk tidak lengah dalam melakukan pengawasan dari negara sahabat yang membantu Indonesia. “Meski bantuan kemanusiaan, kontrol juga harus dilakukan. Hal ini bertujuan selain menjaga sesuatu yang tidak diinginkan bagi kedaulatan negara, pengawasan juga untuk memastikan apa saja yang dibawa dan apa yang dilakukan agar tepat sasaran,” terang Kharis.

 

Legislator dapil Jawa Tengah V ini juga memberikan dukungan kepada mitra kerjanya yakni TNI untuk terus semangat bekerja dan melayani masyarakat dalam bencana di Sulawesi Tengah. “Saya ingin mengapreasiasi komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan Negara dan melindungi masyarakat, Kami dan masyarakat Indonesia mendoakan agar TNI tetap tangguh dalam melayani di bencana Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

 

Sejauh ini sebanyak 18 negara telah menawarkan bantuan ke Indonesia dalam penanganan gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah. Negara-negara sahabat itu memberikan bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala dengan mengerahkan pesawat, tenda, rumah sakit lapangan, alat penyedia air minum, alat fogging, dan lain-lainnya.

 

Berdasarkan data BNPB hingga tanggal 6 Oktober 2018, bantuan luar negeri untuk kejadian gempa di wilayah Palu dan sekitarnya telah mencapai Rp 220 miliar. Berbagai negara asing yang telah memberikan bantuan di antaranya adalah Korea Selatan, Tiongkok, Uni Eropa, Venezuela, Jerman, Vietnam, Australia, Laos dan Kamboja. Bantuan berupa bantuan finansial tersebut langsung disalurkan untuk tanggap darurat ke BNPB dan PMI. (eps/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
TB Hasanuddin: Harus Ada Solusi Atasi LGBT di Kalangan TNI
15-10-2020 / KOMISI I
Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menanggapi fenomena adanya isu kelompok Lesbian, Biseksual dan Transgender (LGBT) di lingkungan TNI/Polri....
HUT ke-75, TNI Bersinergi untuk Kebaikan NKRI
05-10-2020 / KOMISI I
TNI memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 pada hari ini. Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menegaskan TNI...
Komisi I Setujui DIM RUU Kerja Sama Indonesia - Swedia di Bidang Pertahanan
30-09-2020 / KOMISI I
Komisi I DPR RI menyetujui pembahasan tingkat lanjut Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah...
Percepat Transformasi Digital Nasional, Komisi I Setujui Anggaran Kominfo Rp 16,9 Triliun
23-09-2020 / KOMISI I
Komisi I DPR RI mendukung percepatan transformasi digital nasional dengan menyetujui pagu alokasi anggaran RAPBN TA 2021 Kementerian Komunikasi dan...