RS Siloam Sriwijaya Layak Layani Peserta Jamkestama

11-12-2018 / B.U.R.T.

Tim Kunker BURT DPR RI dipimpin Wakil Wakil Ketua BURT DPR RI Nurhayati Monoarfa meninjau fasilitas dan pelayanan RS. Siloam Sriwijaya, Palembang. Foto: Sofyan/sf

 

 

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Nurhayati Monoarfa menilai, Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya di Palembang, Sumatera Selatan, layak untuk melayani peserta Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama) bagi Anggota DPR RI beserta keluarganya. Ia menilai, fasilitas dan pelayanan cukup baik dan memenuhi standar sebagai provider PT. Jasindo, sebagai operator program Jamkestama.

 

“Fasilitas rumah sakit sudah cukup baik, dan ruang VVIP memenuhi standar. Alat-alat kesehatannya sudah yang terbaru, pelayanan baik, dokter spesialis dan sub spesialis juga lengkap. Bahkan lebih lengkap daripada rumah sakit Tipe B,” kata Nurhayati usai menggelar pertemuan antara Tim Kunjungan Kerja BURT DPR RI dengan Direksi RS. Siloam Sriwijaya, dan meninjau sejumlah fasilitasnya, di Palembang, Sumsel, Senin (10/12/2018).

 

Legislator PPP itu menambahkan, dalam pertemuan sempat mendiskusikan mengenai ruang rawat yang disediakan untuk peserta Jamkestama. Biasanya, menurut Nurhayati, jika peserta Jamkestama menjalani pengobatan, akan ditempatkan di kelas ruang rawat tertinggi yang ia datangi. Namun dalam diskusi terungkap, jika peserta Jamkestama berobat ke RS. Siloam Sriwijaya, akan mendapatkan layanan ruang rawat VVIP, sementara RS ini memiliki kelas ruang rawat yang lebih tinggi, yakni Presiden Suite.

 

“Kita ini biasanya mendapatkan kelas tertinggi di RS. Makanya saya tanyakan, apakah ada yang lebih tinggi dari VVIP, dan ternyata ada kelas Presiden Suite. Apakah Jamkestama bisa ke Presiden Suite, ataukah hanya di VVIP. Sudah dijawab (oleh Direksi RS. Siloam Sriwjaya), jika kelas VVIP penuh, maka akan dinaikkan menjadi Presiden Suite,” tandas legislator dapil Jawa Barat ini sembari mendorong RS. Siloam Sriwijaya untuk menyediakan ruang one stop service bagi pasien Jamkestama.

 

Foto bersama Tim Kunker BURT DPR RI Direksi RS. Siloam Sriwijaya dan perwakilan PT. Jasindo, di Palembang. Foto: Sofyan/sf
 

 

Direktur RS. Siloam Sriwijaya Bona Fernando mengatakan, RS yang beroperasi sejak tahun 2012 ini memiliki kapasitas 150 tempat tidur untuk pasien. Tempat tidur itu terbagi menjadi beberapa kelas, yakni President Suite 2 ruang, Executive Suite 5 ruang, VVIP 32 ruang, VIP 8 ruang, Kelas I 28 ruang, Kelas II 24 ruang, Kelas III 34 ruang, Isolation Room 4, ICU 5 ruang, HCU 4 ruang, dan NICU 4 ruang. Ia memastikan selama ini tidak ada kendala sebagai provider Jasindo dalam menyelenggarakan program Jamkestama.

 

“Selama ini ada hubungan yang erat antara kedua PIC (Person in Charge), baik dari pihak kami, maupun Jasindo, sehingga tidak ada kendala. Kami juga disediakan daftar nama Anggota Dewan beserta keluarganya, dan ada sosialisasi SOP (Standard Operating Procedure). Kalau tertinggi ada ruang Presiden Suite. Untuk Jamkestama, memang di ruang VVIP. Namun, jika ketersediaan ruang rawat yang terbatas atau VVIP penuh, kami naikkan ke President Suite,” jelas Bona.

 

Kepala Medik RS. Siloam Sriwijaya Anton Suwindro menambahkan, terkait klasifikasi RS yang masih Tipe C, ia mengungkapkan bukan pada permasalahan fasilitas maupun pelayanan. Namun pada jumlah apoteker yang belum memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2014 Tentang Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Regulasi itu mewajibkan bagi RS Tipe B, harus memiliki 13 apoteker.

 

“Kenapa tidak menaikkan kelas, karena dari Permenkes harus memiliki 13 apoteker. Saat ini kami hanya memiliki 9 apoteker. Kami dengan lebih dari 150 ruang tidur, kami siapkan 150 ruang tidur lagi kalau naik kelas. Sampai saat ini, Universitas Sriwijaya Palembang dan Universitas Lampung belum menghasilkan lulusan Sarjana Farmasi. Hanya berkutat di Medan dan Padang. Kalau kami minta ke Jawa, sudah kehabisan,” jelas Anton.

 

Kunker yang juga diikuti oleh Anggota BURT DPR RI Ribka Tjiptaning dan Indah Kurnia dari PDI-Perjuangan, Aliyah Mustika Ilham (Demokrat), Bakri (PAN), dan Irma Suryani (F-NasDem) ini diakhiri dengan meninjau sejumlah fasilitas dan pelayanan RS. Siloam Sriwijaya, Palembang. (sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kemandirian adalah Esensi Pembelajaran Jarak Jauh
29-07-2020 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso memaparkan, metode pembelajaran dalam jaringan (daring) memiliki tantangan tersendiri,...
Sambut ‘New Normal’, BURT DPR Cek Kesiapan Bandara Halim
14-07-2020 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI mengecek langsung kesiapan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dalam menyambut masa new normal,...
Protokol Bandara Harus Mampu Sesuaikan ‘New Normal’
06-07-2020 / B.U.R.T.
Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mengatakan seluruh masyarakat Indonesia mau tidak mau sudah harus...
BURT Tinjau Kesiapan Protokol Normal Baru di Bandara Soetta
06-07-2020 / B.U.R.T.
Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI meninjau layanan keprotokolan bagi Anggota Dewan dalam menghadapi tatanan normal baru di Terminal...