Kemajuan Pembangunan dan Pelayanan Publik Gresik Sejalan

21-01-2019 / KOMISI II
 
 
 
Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali saat mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI dengan Bupati Gresik di Kantor Bupati Gresik, Jawa Timur.Foto :Eko/rni

 

Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Gresik menjadi salah satu yang terbaik di Provinsi Jawa Timur, jika dibandingkan dengan kabupaten atau kota lain di provinsi ini. Pertumbuhan ekonomi di Gresik merupakan tertinggi, hal tersebut terlihat dari sejumlah grafik dan parameter utama. Meskipun demikian, kata Ketua Komisi II DPR RI Zainudin Amali, kemajuan pembangunan di Gresik tidak mengabaikan sektor pelayanan publik.

 

“Kami terkaget luar biasa perkembangan Kabupaten Gresik. Jadi kira-kira lima tahun ini luar biasa perkembangannya, pembangunannya dan pelayanan publiknya bagus. Kan biasanya ada daerah yang pembangunanya bagus, tapi pelayanan publiknya tertinggal. Nah ini sejalan,” ungkap Zainudin usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI dengan Bupati Gresik di Kantor Bupati Gresik, Jawa Timur, Jumat (18/1/2019). 

 

Pertumbuhan ekonomi Gresik mencapai 6,58 persen atau di atas rata-rata nasional provinsi. Demikian juga sektor Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). Sampai saat ini, sudah mencapai Rp 83 triliun. Tingginya angka PDRB tak lepas dari geliat sektor industri dan jasa yang begitu pesat. “Apa yang dilaporkan, lalu apa yang kami lihat, pembangunan Gresik begitu pesat, tetapi dengan tidak meninggalkan pelayanan publik," tandas Zainudin. 

 

Zainudin menilai Pemerintah Kabupaten Gresik sudah luar biasa dalam menyelenggarakan pelayanan publik dan pembangunan daerah. “Kedatangan Komisi II ke Gresik ini dalam rangka melihat sejauh mana pelayanan publik yang ada. Karena semakin maju suatu daerah, tentu di situ dibutuhkan pelayanan prima terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan, baik itu perizinan dan berbagai hal yang diharapkan datang dari pemerintah," paparnya. 

 

Terkait pelayanan di Pulau Bawean yang juga menjadi bagian dari Gresik, menurut Zainudin juga sudah diperlakukan secara tepat, baik dari segi pelayan masyarakat dan pembangunannya. “Bawean sudah terintegrasi secara bagus, bahkan sekarang sudah ada penerbangan, kemudian pelayaran ke sana. Jadi menurut saya, yang sudah dilakukan oleh Pemkab Kabupaten Gresik terhadap pulau-pulau yang menjadi bagian Kabupatan Gresik sudah sangat tepat, khususnya untuk Pulau Bawean," ujar Zainudin. 

 

Politisi Partai Golkar itu juga menyinggung berkenaan dengan keberadaan Ombudsman yang baru sampai tingkat provinsi. Ia berharap ke depan ada perwakilan Ombudsman di tiap-tiap kabupaten dan kota, agar pengawasan pada pelayanan publik bisa terkontrol dengan baik dan efektif. “Dan semoga di Gresik ini  memungkinkan ada perwakilan Ombudsman kabupaten. Tapi ini menyangkut beberapa hal, terutama  penganggaran dari Ombudsman pusat," jelas Zainudin. (eko/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Tiga Indikator Sukses Pilkada Serentak di Tengah Pandemi
19-10-2020 / KOMISI II
Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menekankan pelaksanaan Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020...
Komisi II Pantau Persiapan Pilkada di Banyuwangi
19-10-2020 / KOMISI II
Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo memantau perkembangan persiapan Pilkada serentak...
Komisi II Tegaskan Pilkada Serentak Harus Terapkan Prokes Secara Ketat
14-10-2020 / KOMISI II
Komisi II DPR RI mengapresiasi persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tengah pandemi Covid-19 di Provinsi Bali, khususnya Kabupaten...
Jelang Pilkada, Protokol Kesehatan Covid-19 Harus Diperketat
08-10-2020 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Agung Budi Santoso menyatakan keputusan untuk tetap menyelenggarakan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang telah...