Bali Butuh Pembangkit Energi Ramah Lingkungan

18-02-2019 / KOMISI VII

Anggota Komisi VII DPR RI Ferry Kase Foto : Andri/mr

 

Anggota Komisi VII DPR RI Ferry Kase menilai, Provinsi Bali memiliki pertumbuhan kebutuhan energi listrik sangat tinggi melebihi rata-rata nasional. Di samping pemakaian masyarakat umum, pertumbuhan sektor jasa pariwisata di Bali sangat memerlukan ketercukupan pasokan energi listrik yang bisa diandalkan secara keberlanjutan.

 

Di sisi lain, kenyataan Bali tidak memiliki sumber daya konvensional  seperti minyak, gas, dan batubara sebagai pembangkit tenaga listrik. Untuk itulah, Ferry menilai pemanfaatan energi baru terbarukan yang walaupun jumlahnya tidak terlalu besar, diharapkan menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan kelistrikan di Bali.

 

“Untuk mencapai Bali Mandiri Listrik, perlu terobosan baru. Pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan juga akan mendukung sektor pariwisata, kebutuhan kelistrikan terpenuhi, lingkungan tetap bersih dibanding memanfaatkan batu bara,” ujar Ferry saat Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI ke Bali, Jumat (15/2/2019).

 

Berdasar pemaparan Gubernur Bali Wayan Koster, guna memantapkan rencana tersebut, Pemerintah Provinsi Bali bersama DPRD Bali akan segera mengagendakan penyusunan Peraturan Daerah tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali dan segera menerbitkan Pergub tentang Pemanfaatan dan Pengembangan Energi Bersih di Provinsi Bali.

 

Ferry menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Ke depan, sudah seharusnya pemanfaatan energi terbarukan menjadi solusi energi bagi daerah di Indonesia guna menyiasati menipisnya cadangan sumber daya konvensional. Lebih jauh, politisi Hanura ini menyatakan harapan adanya tarif energi yang terjangkau di seluruh daerah di Indonesia, untuk itulah pemanfaatan energi terbarukan dinilai menjadi solusi.

 

Gubernur Bali Wayan Koster menginginkan semua pembangkit listrik dan pemenuhan kebutuhan energi di Pulau Dewata yang ramah lingkungan. Bali akan menjadi pelopor penerapan energi baru dan terbarukan yang ramah lingkungan, hijau dan bersih terutama terkait pemanfaatan pembangkit tenaga listrik. Hal ini sangat diperlukan guna mewujudkan Bali Mandiri Listrik, karena selama ini pasokan kelistrikan terbesar berasal dari Jawa. (man/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pemerintah Sangat Realistis, Bahkan Cenderung Konservatif dalam RAPBN 2021
14-08-2020 / KOMISI VII
Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021 beserta Nota Keuangannya yang...
Pemerintah Harus Lebih Perhatikan Masyarakat di Daerah 3T
14-08-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ina Elisabeth Kobak berharap di ulang tahun Kemerdekaan NKRI (Negara kesatuan republik Indonesia) yang ke-75...
Bantuan Untuk Pekerja Harus Tepat Sasaran
14-08-2020 / KOMISI VII
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mendukung program pemerintah yang berencana memberikan subsidi gaji sebesar Rp 600 ribu...
Jadikan Peringatan Harteknas Momentum Evaluasi Capaian Riset dan Inovasi Nasional
10-08-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto berharap Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang diperingati setiap 10 Agustus dijadikan momentum untuk...