Tiket Pesawat Mahal Picu Anjloknya Wisatawan di Ambon

19-02-2019 / KOMISI X

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih Foto : Singgih/mr

 

Mahalnya harga avtur sebagai bahan bakar pesawat telah berakibat pada kenaikan tarif tiket penerbangan. Mahalnya tarif tiket ini berdampak pada sektor transportasi kargo dan transportasi. Termasuk berimbas pada jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Ambon, Provinsi Maluku. Penurunan tingkat hunian (okupansi) di penginapan, hingga pusat oleh-oleh turut mengalami penurunan omset akibat tarif tiket yang mahal dan bagasi berbayar.

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyebutkan bahwa tingkat hunian wisatawan di Kota Ambon menurun akibat dari kenaikan tarif tiket penerbangan ini. Sebagaimana disampaikan dikeluhkan Asosiasi Agen Tour dan Travel Indonesia (ASITA) Provinsi Maluku bahwa kenaikan tarif tiket penerbangan berdampak pada tingkat hunian dari hotel turun hingga 50 persen.

 

“ASITA merasa sulit bergerak untuk menaikkan tarif jasa tur wisata karena kenaikan tarif tiket penerbangan ini. Jika tarif jasa tur wisata dinaikkan, maka mereka ketakutan akan semakin berkurangnya wisatawan yang menggunakan jasa travel,” ungkap Fikri saat memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Maluku, Jumat (15/2/2019).

 

Legislator Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, pihaknya juga menerima keluhan menurunnya omset pusat oleh-oleh dan kuliner hingga 18 persen akibat tarif tiket penerbangan yang sangat mahal ini. Bahkan ada beberapa pengusaha hingga mengurangi jumlah karyawannya. Fikri meminta pemerintah secara serius memperhatikan dampak dari kenaikan tarif tiket penerbangan, karena sektor pariwisata yang paling terkena dampaknya.

 

“Jangan sampai hanya karena kenaikan tarif tiket penerbangan yang mahal tingkat kunjungan wisatawan domestik menurun. Pemerintah harus duduk bersama dengan semua pihak yang terkait akibat dampak kenaikan tiket penerbangan ini, dan jangan sampai ini justru merugikan bangsa kita,” ujar Fikri.

 

Apalagi, tambah Fikri, hampir seluruh wilayah di Indonesia sedang giat-giatnya menarik kunjungan wisatawan guna meningkatkan taraf perekonomian daerah. Tentu upaya ini harus didukung. Kenaikan tarif tiket penerbangan ini juga berakibat pada sejumlah pembatalan kunjungan dan pemesanan pada beberapa hotel di pusat Kota Ambon.

 

“Kita berharap nantinya jika sudah normal kembali tarif tiket penerbangan, khususnya Kota Ambon dan umumnya Provinsi Maluku tingkat kunjungan wisatawan meningkat dan bisa masuk dalam prioritas destinasi wisata nasional,” tutup legislator dapil Jawa Tengah itu. (skr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi X Ingin Ekraf Diperkuat
29-09-2020 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menjelaskan, berangkat dari berbagai permasalahan yang menghambat sektor ekonomi kreatif (ekraf),...
Panja SKN Masih Bahas Pendanaan Olahraga
28-09-2020 / KOMISI X
Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) Komisi X DPR RI masih membahas klaster pendanaan olaharaga. Sudah...
Ekraf Harus Didorong Untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
24-09-2020 / KOMISI X
Sektor ekonomi kreatif (ekraf) harus terus didorong eksistensinya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apalagi, menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI...
RUU SKN Perlu Akomodir Olahraga 'Off-Road'
24-09-2020 / KOMISI X
Komisi X DPR RI menghimpun sejumlah masukan dari pihak-pihak terkait untuk memperkaya pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN)....