Manuskrip di Kudus Perlu Penyelamatan

11-03-2019 / KOMISI X

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Foto: Eko/rni

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendukung penyelamatan manuskrip alias naskah kuno yang ada di kudus. Setelah melakukan dialog dengan para penggiat literasi di Kabupatan Kudus, salah satunya dari IAIN Kudus mengungkapkan bahwa manuskrip dengan kontel lokal di Kudus ada banyak, namun perlu diselamatkan. 

 

“Lokal konten yang ada di sini luar biasa, baik itu kesehatan, tasawauf dan lain sebagainya. Itu perlu penyelematan, jangan sampai punah," ungkap Fikri saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI di Pendopo Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (08/3/2019).   

 

Menurutnya, penyelamatan naskah kuno sejalan dengan program Perpustakaan Nasional yang bertanggung jawab menjaga dan melestarikan manuskrip bernilai sejarah. Penyelamatan manuskrip kuno bisa bekerjasama dengan IAIN kudus, atau dengan lembaga pendidikan yang lain, seperti pesantren, agar dokumen itu terselamatkan dan tak punah.

 

Dukumen itu agar tidak lapuk dan hilang sesuai dengan Undang-Undang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (UU SSKCKR). Sehingga terdokumentasi dengan baik, dan menjadi kekayaan intelektual bangsa ini," ujar politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, sembari berharap tingkat literasi nasional juga meningkat.

 

Fikri juga mengungkapkan perpustakaan bertugas memperbanyak koleksi deposit karya-karya anak bangsa. DPR RI dan Pemerintah menyadari bahwa UU SSKCKR memiliki tingkat urgensi yang tinggi serta bermanfaat bagi kemajuan peradaban bangsa. Koleksi nasional berupa naskah kuno perlu dilestarikan untuk menunjang pembangunan melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi. (eko/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kemenparekraf Diharap Kembangkan Potensi Desa Wisata
24-09-2020 / KOMISI X
Potensi desa wisata masih luput dari perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk dikembangkan. Keberadaan desa wisata saat ini...
Rencana Menghilangkan Mapel Sejarah Sangat Meresahkan
23-09-2020 / KOMISI X
Wacana menghilangkan mata pelajaran (mapel) sejarah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah meresahkan banyak pIhak, terutama para guru...
Pagu Definitif Kemenparekraf Rp 4,907 Triliun
23-09-2020 / KOMISI X
Pagu definitif untuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI tahun 2021 akhirnya ditetapkan sebesar Rp 4.907.148.382.000. Besaran anggaran ini...
Anggaran Terbatas, Komisi X Optimis Kemenpora Capai Target
22-09-2020 / KOMISI X
Anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga RI walau terbatas, namun Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai Kemenpora akan...