Perlu Keterlibatan Berbagai Pihak Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan

10-04-2019 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra. Foto: Andri/rni

 

 

Indonesia menargetkan sektor pariwisatanya berada pada peringkat ke-30 dunia pada tahun 2019 ini. Menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra, pilar keberlanjutan lingkungan (environmental sustainability) harus ditingkatkan, sehingga perlu ada keterlibatan sektor publik, swasta, dan masyarakat untuk meningkatkan environmental sustainability. Apalagi sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan sudah menjadi isu global.

 

“Indonesia sangat peduli terhadap pengembangan pariwisata yang ramah lingkungan. Prinsipnya adalah 3P, yakni People, Planet, Prosperity, atau pemberdayaan masyarakat, kelestarian alam, dan peningkatan kesejahteraan. Untuk mewujudkan Indonesia menjadi destinasi wisata berkelanjutan kelas dunia, harus melibatkan semua pihak, termasuk wisatawan yang berkunjung,” kata Sutan dalam rilisnya kepada Parlementaria, Rabu (10/4/2019).

 

Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut menyatakan, wisatawan diharapkan tidak sekedar berkunjung ke destinasi pariwisata Indonesia, tapi juga terlibat menjaga lingkungan dan budayanya. Generasi muda juga harus menjadi penggerak semangat demi mewujudkan Indonesia menjadi destinasi wisata berkelanjutan dunia.

 

Sementara di tengah maraknya pengembangan pariwisata era 4.0 atau pariwisata generasi digital, Sutan berharap sektor pariwisata Indonesia dapat tumbuh dengan mengadopsi kebutuhan digitalisasi pemasaran wisata. Selain itu, ke depannya diharapkan terbangun ekosistem pelaku usaha yang memiliki kapasitas usaha wisata dengan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan jejaring bisnisnya.

 

“Pemasaran wisata sangat terbantu dengan aplikasi- aplikasi e-commerce, baik itu situs perjalanan, belanja dan lainnya. Kini orang pesan hotel itu sudah bisa di e-commerce, lihat kondisi kamar, harga serta testimoni tamu sebelumnya terhadap layanan. Sehingga jika ada hotel yang belum bisa melakukan ini tentu suatu kemunduran di era digital sekarang,” tandas legislator dapil Jambi itu. (sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Ekraf Harus Didorong Untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
24-09-2020 / KOMISI X
Sektor ekonomi kreatif (ekraf) harus terus didorong eksistensinya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apalagi, menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI...
RUU SKN Perlu Akomodir Olahraga 'Off-Road'
24-09-2020 / KOMISI X
Komisi X DPR RI menghimpun sejumlah masukan dari pihak-pihak terkait untuk memperkaya pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN)....
Kemenparekraf Diharap Kembangkan Potensi Desa Wisata
24-09-2020 / KOMISI X
Potensi desa wisata masih luput dari perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk dikembangkan. Keberadaan desa wisata saat ini...
Rencana Menghilangkan Mapel Sejarah Sangat Meresahkan
23-09-2020 / KOMISI X
Wacana menghilangkan mata pelajaran (mapel) sejarah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah meresahkan banyak pIhak, terutama para guru...