Jalani UN, Legislator Harap Siswa Lulus 100 Persen

23-04-2019 / KOMISI X

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra Foto : Dok/mr

 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra berharap kepada seluruh siswa yang menjalani Ujian Nasional (UN) dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan sederajat, serta Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan sederajat bisa lulus 100 persen. Pihaknya menargetkan tingkat kelulusan siswa mencapai 100 persen, dengan tingkat kebocoran soal 0 persen.

 

“Sampai saat ini kita sudah ketahui bahwa tingkat kebocoran soal tidak ada. Dengan demikian semua siswa-siswi yang sedang mengikuti Ujian Nasional dapat mengerjakan soal dengan baik, agar semuanya bisa mendapatkan nilai kelulusan hingga 100 persen tanpa ada yang tidak lulus,” harap Sutan dalam rilis yang diterima Parlementaria, Selasa (23/4/2019).

 

Politisi dapil Jambi ini menambahkan, saat memantau pelaksanaan UN tingkat SD, SMP dan sederajat di dapilnya, pelaksanaannya sudah cukup baik. ““Kita sudah melihat kondisi langsung pelaksanaan UN tingkat SD, SMP dan sederajat. Seluruh siswa tekun mengerjakan soal-soal UN. Tentunya hal ini cukup baik dalam mengikuti pelaksanaan UN. Tinggal kita melihat hasil seperti apa nantinya,” imbuh Sutan.

 

Menurut Sutan, kelulusan UN tingkat SD, SMP dan sederajat harus mendapatkan predikat yang terbaik. “Kita harapkan semoga semuanya  yang mengikuti proses pelaksanaan UN ini bisa lulus dengan nilai yang terbaik, dan mendapatkan tingkat kelulusan SD dan SMP 100 persen. Saya yakin pelaksanaan UN dapat berjalan dengan baik ke depannya,” dorong legislator Partai Gerindra ini.

 

Diketahui, siswa SD, SMP dan sederajat menjalankan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) pada Senin-Kamis, 22-25 April 2019 ini. Sementara siswa SMK telah melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Senin-Kamis, 25-28 Maret 2019 lalu. Kemudian UNBK untuk SMA dan MA telah digelar pada Senin-Selasa, 1-2 April 2019, Kamis (4 April 2019), dan Senin (8 April 2019). (sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Belum Ada Kebijakan Komprehensif Pemulihan Pariwisata
08-08-2020 / KOMISI X
Terpuruknya sektor pariwisata akibat wabah virus Corona (Covid-19) , belum bisa cepat pulih karena pemerintah sendiri belum memiliki kebijakan komprehensif....
Kesehatan dan Keselamatan Harus Diprioritaskan pada Perluasan Pembelajaran Tatap Muka
07-08-2020 / KOMISI X
Pemerintah mengumumkan kebijakan penyesuaian pembelajaran di masa pandemi Covid-19 melalui kanal Youtube Kemendikbud, RI pada Jumat (7/8/2020). Dalam kanal Youtube...
Optimalisasi PJJ, Anggaran POP Bisa Dialihkan Pengadaan Jaringan Internet
06-08-2020 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengusulkan anggaran Program Organisasi Penggerak (POP) dialihkan untuk menambah hotspot jaringan...
Komisi X Akan Panggil Mendikbud Terkait Dana Kuota
04-08-2020 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf memastikan pihaknya akan segera memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim...