Jargas Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

02-05-2019 / KOMISI VII

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam Foto : Tasya/mr

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Syaikhul Islam memastikan, DPR RI berkomitmen mendukung program pembangunan Jaringan Gas (Jargas) oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk memenuhi kebutuhan gas masyarakat. Sebab, dinilai dari manfaatnya, program yang menggunakan APBN ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meringankan biaya kebutuhan sehari-hari.

 

“Program ini harus dilanjutkan maanfaatnya. Sudah jelas itu mengurangi biaya atau pengeluaran masyarakat. Itu yang penting, karena hubungannya dengan kesejahteraan. Artinya pengeluaran turun, (yang) berarti kesejahteraan meningkat,” kata Syaikhul saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI meninjau Jargas rumah tangga di Kota Mojokerto, Provinsi Jawa Timur, Senin (29/4/2019).

 

Dalam kesempatan tersebut, politisi F-PKB itu meminta agar pemerintah daerah aktif mengusulkan pemasangan Jargas di wilayahnya ke Kementerian ESDM, sehingga usulan tersebut dapat dibahas saat pembahasan anggaran dengan DPR RI. Ia pun berharap anggaran untuk program ini dari tahun ke tahun harus ditingkatkan, agar program ini tidak hanya dinikmati oleh sebagian warga saja, namun dapat dinikmati oleh seluruh warga negara Indonesia.

 

“Tentunya kami berharap program ini akan ditetapkan di seluruh Indonesia. Tapi saat ini memang Jawa Timur sepertinya yang terbesar ada sekitar 24.000 sambungan Jargas untuk tahun anggaran ini. Jadi di Jawa Timur sendiri ada di Sidoarjo, Surabaya, Lamongan, Pasuruan termasuk Kota dan Kabupaten Mojokerto,” jelas politisi dapil Jatim 1 itu.

 

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apreasiasinya atas program Jargas Rumah Tangga yang dilaksanakan oleh pemerintah bersama DPR RI dan BUMN di Kota Mojokerto. Ia menjelaskan bahwa warga di Kota Mojokerto benar-benar menyambut baik program ini dan berharap pada tahun-tahun berikutnya program ini bisa dinikmati secara merata oleh seluruh warga Kota Mojokerto.

 

“Masyarakat mayoritas menyambut baik, karena memang sisi manfaatnya yang pertama adalah lebih aman dibandingkan tabung melon dan yang kedua lebih hemat atau murah. Sesuai testimoni salah satu warga yang menggunakan Jargas, penghematannya bisa sampai 35 persen dalam satu bulan. Kemudian Jargas ini lebih mudah. Artinya warga tidak akan ada kehabisan gas di tengah malam karena selalu tersedia sepanjang waktu,” apresiasi Ika. (nap/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan ada Miskomunikasi antara Komisi VII dengan Menteri ESDM
24-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam mengharapkan, saran dan masukan dari para Anggota Komisi VII kepada Menteri Energi dan...
Tambahan Dana Abadi Kemenristek Tak Disetujui, Komisi VII Panggil DJPB Kemenkeu
23-09-2020 / KOMISI VII
Berdasarkan mekanisme pembahasaan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Komisi VII DPR RI menyepakati bahwa anggaran Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/...
Pemerintah Dinilai Lamban Soal Pengembangan EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pemerintah masih terkesan lamban dalam menjalankan mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Padahal...
Komisi VII Apresiasi Masukan terkait RUU EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengapresiasi masukan-masukan yang diberikan berbagai organisasi seperti Kamar Dagang Industri (Kadin), Tropical Landscape...