BKSAP Suarakan Pentingnya SDGs di KTT WFL 2019

27-06-2019 / B.K.S.A.P.

Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Nurhayati Ali Assegaf menegaskan bahwa tantangan dan peluang sebagai parlemen dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Golas (SDGs). Ini dikarenakan masih minimnya kesadaran para pemangku kepentingan dalam mengimplementasikan SDGs. Hal ini ia sampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi Women Political Leaders (KTT WPL) yang diselenggarakan 25-27 Juni 2019 di Tokyo, Jepang.

 

Konferensi bertema “Taking Actions to advance Society through SDGs”ini dibuka oleh Ketua Parlemen Jepang Tadamori Oshima dan dihadiri oleh 454 peserta yang terdiri dari political leaders dari 86 negara dan organisasi internasional seperti WHO, UN Women, OECD. Dalam KTT WPL tahun ini, delegasi DPR RI diwakili oleh Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf (F-PD), Dwi Aroem Hadiatie (F-Golkar), dan Siti Masrifah (F-PKB). Pada KTT kali ini,  Ketua BKSAP menjadi panelis dalam dua sesi.

 

Lebih lanjut, Nurhayati juga menggarisbawahi prestasi Indonesia dalam memanfaatkan zakat sebagai salah pembiayaan alternatif dalam mengimplementasikan dan mempercepat pencapaian  SDGs. “Pada tahun 2018, zakat telah berhasil meningkatkan pendapatan rumah tangga beberapa golongan tidak mampu dan telah menjadi sumber pembiayaan dalam pembangunan microhidropower yang telah memberikan energi listrik pada 860 rumah dan 4500 orang pada 4 area terpencil di Provinsi Jambi,”  jelas Nurhayati dalam rilis pers yang diterima ParlementariaKamis (27/6/2019).

 

Legislator Fraksi Partai Demokrat ini menambahkan, pencapaian Universal Health Coverage (UHC) juga memerlukan kontribusi dari berbagai pemangku kepentingan. Peran sektor swasta juga penting dalam melindungi dan memastikan kesehatan reproduksi perempuan. Sektor Swasta dapat memainkan peranannya melalui kontrak kerja dan  Corporate Social Responsibility (CSR) seperti peningkatan kapasitas dan kesadaran perempuan yang dimulai dari fase awal sejalan dengan life cycle approach dan continuum of care.

 

Women Leaders Global Forum merupakan forum jejaring antar pemimpin perempuan dunia yang memiliki misi untuk meningkatkan  representasi perempuan baik dari segi jumlah dan pengaruh di dunia politik. Di sela-sela KTT ini, Ketua BKSAP juga bertemu  Ketua Parlemen Jepang Tadamori Oshima. Dalam pertemuan singkat tersebut, kedua pihak memiliki persamaan pandangan untuk meningkatkan hubungan kedua parlemen. (alw/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Tegaskan Urgensi Multilateralisme Tangani Covid-19
28-09-2020 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon mengingatkan urgensi kerja sama multilateral melalui ‘Universal Health Coverage’ (UHC)...
BKSAP Dorong Penguatan Kerja Sama Internasional Guna Wujudkan Ketahanan Global
28-09-2020 / B.K.S.A.P.
Fokus pembangunan dunia berubah secara drastis sejak terjadinya pandemi Covid-19, dengan sektor kesehatan dan ekonomi yang paling terdampak. Pandemi ini...
BKSAP Dorong Distribusi Vaksin Covid-19 Secara Proporsional
27-09-2020 / B.K.S.A.P.
Pandemi Covid-19 telah bertransformasi, bukan hanya masalah kesehatan, namun menjadi masalah ekonomi, sosial, politik, serta keamanan yang merupakan masalah global....
Pandemi Covid-19, Momentum Menuju Ekonomi Hijau
24-09-2020 / B.K.S.A.P.
Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Dr. Fadli Zon menilai pandemi Covid-19 merupakan momentum untuk beralih ke ekonomi...