Baleg Serap Aspirasi Revisi UU Penanggulangan Bencana

28-06-2019 / BADAN LEGISLASI

Wakil Ketua Baleg Sudiro Asno Foto : Angga/mr

 

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI berkomitmen untuk menyusun revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 mengenai Penanggulangan Bencana. Wakil Ketua Baleg Sudiro Asno menilai, Kota Padang, Sumatera Barat, merupakan salah satu daerah yang cukup sering dilanda bencana alam, sehingga diharapkan masyarakat dapat memberi masukan krusial bagaimana penanggulangan bencana, sehingga dapat dijadikan acuan dalam penyusunan revisi UU itu.

 

“Hendaknya bencana ini dapat kita cegah dan diminimalkan potensi korbannya. Ini dapat dilakukan melalui tindakan mitigasi dan menanamkan pendidikan tanggap bencana kepada masyarakat. Ini yang harus kita atur dalam Undang-Undang sehingga dapat dibentuk program-program krusial oleh pemerintah,” tutur Sudiro memimpin Kunjungan Kerja Baleg ke Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/6/2019).

 

Dengan upaya seperti ini, Sudiro berharap ke depan Indonesia dapat menciptakan teknologi modern yang dapat memperhitungkan segala potensi bencana, sehingga dampak yang terjadi tidak sebegitu parah seperti sebelumnya. Selain itu dampak yang terjadi apabila masyarakat sadar akan bencana akan berdampak positif bagi Indonesia.

 

“Jika masyarakat dididik untuk tanggap bencana tentu mereka akan melek asuransi, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat tidak lagi menyalahkan siapa. Dalam pertemuan memang sempat disinggung masalah asuransi ini, harapannya memang ketika ini terjadi mereka akan mendapat klaim langsung dan tidak menunggu dan hanya menunggu seperti sekarang ini,” jelas Politisi Partai Hanura tersebut.

 

Menurutnya, pendidikan kesadaran akan bencana menjadi salah satu isu penting yang akan diupayakan Baleg dalam merevisi Undang-Undang Penanggulangan Bencana tersebut. “Pemerintah dengan adanya revisi ini tentu harus membuat program-program yang kreatif sehingga masyarakat akan makin dewasa dalam menghadapi bencana yang memang tidak bisa lepas dari indonesia karena cincin api ini,” terang Politisi Dapil Jawa Barat VIII ini. (er/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Mulyanto Nilai RUU ‘Omnibus Law’ Membuat Pendidikan Jadi Liberal dan Mahal
13-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Mulyanto menilai ketentuan dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker) sangat berbahaya...
RUU Ciptaker Bahas Tata Ruang Laut
12-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Pembahasan maraton atas Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) sudah memasuki daftar inventaris masalah (DIM) yang mengatur tata ruang laut....
Pemda Harus Dilibatkan dalam Mendefinisikan Kawasan Strategis
11-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo menegaskan pemerintah daerah (pemda) harus dilibatkan dalam mendefinisikan kawasan strategis. Menurutnya, keterlibatan...
Baleg DPR Apresiasi Pemerintah Beri Kewenangan Pemda
06-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas mengingatkan agar dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Panja Cipta Kerja jangan...