Komisi IV Apresiasi Ekspor Perdana di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon

31-07-2019 / KOMISI IV

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Waittimena Foto : Ayu/mr

 

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Waittimena mengapresiasi berlangsungnya ekspor Perdana ikan tuna di Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon. Sebagai putra Maluku, ia merasa gembira dan bangga melihat hal yang selama ini didamba-dambakan masyarakat Ambon saat ini akhirnya bisa terwujud.

 

“Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon selama ini merupakan pelabuhan penumpang untuk naik dan turun manusia, tapi sekarang bisa digunakan langsung untuk ekspor ikan tuna ke mancanegara (Thailand)," ujar Michael saat meninjau dan menyaksikan secara langsung proses ekspor perdana Ikan Tuna di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Maluku, Selasa (30/7/2019).

 

Lebih lanjut Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini mengatakan bahwa selama ini yang bisa melakukan ekspor hanya pelabuhan-pelabuhan tertentu seperti Surabaya dan Jakarta. Namun saat ini Ambon diperbolehkan untuk melakukan ekspor langsung, maka nelayan dan pengusaha bisa melakukan ekspor langsung melalui pelabuhan Yos Sudarso, Ambon ini tanpa harus melewati Jakarta atau Surabaya.

 

"Hal ini menjadi sebuah preseden yang baik dan harus terus dikembangkan ke depannya, terlebih lagi dengan potensi yang dimiliki perairan laut Maluku. Sebagaimana diketahui, wilayah Maluku sendiri sebanyak 92,4 persennya merupakan laut, dan 7,6 persen darat, tentu tidak hanya ikan dan kepiting saja yang bisa diekspor melalui pelabuhan ini. Tetapi juga berbagai potensi atau sumber daya laut lain yang ada di dalamnya" paparnya.

 

Michael juga berharap dibukanya ekspor secara langsung dari Kota Ambon dan Provinsi Maluku ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kinerja ekspor itu sendiri. Jika hari ini baru 25 ton ikan tuna yang di ekspor ke Thailand. Ke depan harus bisa lebih besar lagi dan bukan saja ke Thailand tetapi juga Jepang dan Amerika Serikat, serta negara-negara yang menjadi destinasi ekspor sumber daya laut lainnya. (ayu/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Johan Rosihan: ‘Food Estate’ di Kalteng Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
10-08-2020 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan berpandangan bahwa rencana pembangunan pusat pangan atau food estate di bekas lahan proyek...
Tumpang Tindih Pengelolaan Perhutanan Sosial Picu Bencana Jangka Panjang
10-08-2020 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin mengingatkan kepada pemerintah akan pentingnya pengelolaan perhutanan sosial yang memiliki kekuatan strategis...
RUU Ciptaker Harus Kuatkan Perlindungan Lingkungan
08-08-2020 / KOMISI IV
Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) yang kini sedang dibahas Badan Legislasi (Baleg) DPR RI perlu menguatkan aspek perlindungan lingkungan...
RUU Cipta Kerja Urgen Muat Ketentuan Minimum Kebun Rakyat
04-08-2020 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Hamid Noor Yasin. Foto : Dok/Man Undang-Undang (UU) Nomor 36 Tahun 2014 tentang Perkebunan mulai disentuh...