Anggaran Fungsi Pendidikan Kemenristekdikti Alami Kenaikan

29-08-2019 / KOMISI VII

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung Foto : Jaka/mr

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil Linrung memimpin rapat kerja bersama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Pada rapat yang membahas tentang Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara atau Lembaga (RKA-KL) tersebut, Ia mengungkapkan bahwa anggaran fungsi pendidikan pada Kemenristekdikti secara umum mengalami kenaikan. 

 

"Kemenristekdikti pada umumnya, anggaran untuk fungsi pendidikan mengalami kenaikan, dari Rp 40,21 triliun pada 2019 menjadi Rp 41,45 triliun pada tahun 2020. Yang mengalami penurunan adalah fungsi pelayan umum yang dari tahun 2019 sebesar Rp 1,05 triliun menjadi Rp 0,71 triliun," papar Tamsil saat memimpin rapat di Ruang Rapat Komisi VII, Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019). 

 

RKA-KL merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan kegiatan Kementerian Negara atau Lembaga dan sebagai penjabaran dari Rencana Kerja Pemerintah dan Rencana Kerja Kementerian Negara atau Lembaga yang bersangkutan dalam satu tahun anggaran serta anggaran yang diperlukan untuk melaksanakannya.

 

Sementara itu, di sisi lain Menteri Ristekdikti Mohamad Nasir menyampaikan program prioritas Kemenristekdikti pada tahun anggaran 2020 diantaranya pengembangan taman sains dan tekonologi dengan target lima STP, menggunakan anggaran Rp 56,69 miliar. Pengembangan Pusat Unggulan Iptek dengan target delapan lembaga, menggunakan anggaran Rp 5,40 miliar. Kemudian Beasiswa SDM Iptek dengan target 946 orang, menggunakan anggaran Rp 192, 41 miliar. 

 

Sementara itu, arah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2005-2025 untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional RPJMN 2020-2024, memiliki visi pembangunan Indonesia yang mandiri, maju, adil, dan makmur. Visi tersebut direalisasikan dengan percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan menekankan terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah yang didukung oleh SDM berkualitas dan berdaya saing. (eko/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan ada Miskomunikasi antara Komisi VII dengan Menteri ESDM
24-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam mengharapkan, saran dan masukan dari para Anggota Komisi VII kepada Menteri Energi dan...
Tambahan Dana Abadi Kemenristek Tak Disetujui, Komisi VII Panggil DJPB Kemenkeu
23-09-2020 / KOMISI VII
Berdasarkan mekanisme pembahasaan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Komisi VII DPR RI menyepakati bahwa anggaran Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/...
Pemerintah Dinilai Lamban Soal Pengembangan EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pemerintah masih terkesan lamban dalam menjalankan mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Padahal...
Komisi VII Apresiasi Masukan terkait RUU EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengapresiasi masukan-masukan yang diberikan berbagai organisasi seperti Kamar Dagang Industri (Kadin), Tropical Landscape...