KUR Mampu Atasi Permasalahan Ekonomi Tingkat Bawah

11-09-2019 / KOMISI XI

 

 

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat meninjau sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa Gedangan Bunggul. Foto: Arief/rni

 

Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi program andalan pemerintah untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dapat menguatkan ekonomi rakyat dan mengatasi segala permasalahan ekonomi di tingkat bawah. Penyaluran KUR di daerah Sidoarjo dan Gedangan, Jawa Timur ini sangat bagus karena banyak memberikan fasilitas kredit kur kepada nasabah baru.

 

Demikian diungkapkan Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun saat meninjau sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di desa Gedangan Bunggul, Provinsi Jawa Timur, Selasa (10/9/2019). Kunjungan tersebut juga didampingi oleh Pimpinan BRI, BNI dan Bank Mandiri Provinsi Jawa Timur.

 

"Kita ingin nasabah baru KUR, tepat guna, tepat sasaran sehingga mengangkat ekonomi rakyat. Bank Mandiri saja sudah menyalurkan lebih dari Rp 2 triliun, ini jumlah yang sangat besar. Tugas kita mengurus rakyat kecil dan jika rakyat kecilnya bisa di fasilitasi oleh negara dengan baik, saya yakin KUR akan menjadi program andalan pemerintah,” tegas Misbakhun.

 

Anggota Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, ekonomi tingkat masyarakat kelas bawah pada industri UMKM yang bergerak tentunya akan menjadi fondasi yang kuat bagi perekonomian Negara. Untuk itu perlu adanya fasilitas pendampingan bisa berupa pendanaan keuangan, pelatihan yang baik untuk meningkatkan kualitas barang produksinya.

 

“Sistem pemasaran mereka juga harus diperhatikan. Bisa dengan mengadakan pameran-pameran yang difasilitasi, tentunya mereka akan lebih berdaya lagi dan orang lain mengetahui bahwa ada produk berkualitas tinggi yang berasal dari masyarakat yang dihasilkan produk UMKM,” ucap Misbakhun.

 

Jawa Timur terkenal dengan  salah satu sentra industri kecil dan hasil produksinya sudah banyak dikirim ke seluruh pelosok tanah air. Dari kunjungan lapangan seperti ini, lanjut Misbakhun, Komisi XI ingin mengetahui seberapa kuat dukungan industri keuangan atau sektor perbankan  terhadap penyaluran KUR di Jawa Timur. Dan terlihat hasilnya sangat bagus, sehingga ini bisa menjadi percontohan bagi daerah lain


“Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar, tinggal pemerintah daerahnya saja yang bersinergi dengan industri perbankan. Kemudian diawasi dengan baik oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), melalui pengawasan yang baik tentu penyaluran KUR akan menjadi sangat tepat guna dan tepat sasaran,” harap legislator dapil Jawa Timur II itu.

 

Secara umum, Komisi XI DPR RI mengapresiasi pihak perbankan yang telah menyalurkan dana melalui program KUR. Selama diketahui bahwa perbankan sangat kuat dalam penyaluran fasilitas korporasi dan fasilitas UMKM. “Fasilitas yang di berikan bank pemeritah sangat bagus, artinya mereka sangat serius melaksanakan program pemerintah untuk penguatan industri UMKM kita. Ini perlu diberikan apresiasi kepada bank pemerintah secara keseluruhan,” pungkasnya. (afr/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
‘New Normal’ Belum Semestinya Diberlakukan
27-05-2020 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan, kebijakan new normal belum semestinya diberlakukan pemerintah saat ini, karena jumlah pertambahan...
Hafisz Tohir: Data Lemah, Perencanaan Keuangan Jadi Bias
27-05-2020 / KOMISI XI
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sudah dua kali mengubah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 selama pandemi Covid-19...
BI Harus Hati-Hati Terapkan Kebijakan ‘Quantitative Easing’
22-05-2020 / KOMISI XI
Kebijakan moneter yang terdampak akibat mewabahnya pandemi virus Corona (Covid-19) memerlukan penyesuaian yang cepat. Anggota Komisi XI DPR RI Ramson...
Pandemi Covid-19 Timbulkan Dilema Ekonomi
22-05-2020 / KOMISI XI
Anggota Komisi XI DPR RI Ramson Siagian menilai dampak pandemi Covid-19 memaksa Pemerintah dan masyarakat menghadapi dilema. Hal tersebut dilihatnya...