Banggar Setujui Postur Sementara TKDD 2020

12-09-2019 / BADAN ANGGARAN
Wakil Ketua Banggar DPR RI Jazilul Fawaid. Foto: Runi/rni

 

 

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI akhirnya menyetujui postur sementara Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dalam RAPBN 2020 sebesar Rp 856,95 triliun. Anggaran tersebut naik dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp 814,92 triliun. Hal tersebut disetujui Banggar setelah melakukan pendalaman melalui Panja TKDD dengan pemerintah.

 

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Banggar DPR RI Jazilul Fawaid, seluruh anggota Banggar menyatakan persetujuannya atas hasil kesimpulan panja TKDD tersebut.  "Apakah postur sementara transfer RUU APBN 2020 ini dapat disetujui?" tanya Jazilul Fawaid. “Setuju” jawab seluruh anggota Banggar yang hadir dalam rapat yang diselenggarakan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (11/09/2019).

 

Berdasarkan pendalaman yang dilakukan Panja, kenaikan anggaran TKDD ini terjadi lantaran terdapat beberapa penyesuaian untuk mendukung perbaikan kualitas layanan dasar publik di daerah. Adapun secara rinci,  dana transfer ke daerah terdiri atas tiga bagian.

 

Pertama, dana perimbangan yang tercatat sebesar Rp 747,20 triliun, naik dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp 712,41 triliun. Dana perimbangan terbagi atas dana transfer umum sebesar Rp 544,67 triliun dan dana transfer khusus sebesar Rp 202,53 triliun.

 

Dana transfer umum terdiri dari dana bagi hasil Rp 117,58 triliun dan dana alokasi umum Rp 427,09 triliun. Sedangkan dana transfer khusus terdiri dari dana alokasi khusus fisik dan dana alokasi khusus nonfisik.

 

Kedua, dana insentif daerah sebesar Rp 15 triliun yang naik dibanding tahun ini yang sebesar Rp 10 triliun. Ketiga yaitu dana otonomi khusus sebesar Rp 21,43 triliun dan dana keistimewaan D.I Yogyakarta sebesar Rp 1,32 triliun.

 

Kemudian, untuk dana desa dialokasikan sebesar Rp 72 triliun. Jumlah tersebut juga naik dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp 69,83 triliun. Sehingga secara keseluruhan, jumlah TKDD dalam postur sementara RAPBN 2020 tumbuh 5,2 persen atau sebesar Rp 856,95 triliun. Naik dibanding tahun 2019 yang sebesar Rp 814,4 triliun. (hs/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kebijakan Fiskal Ekspansi-Konsolidatif RAPBN 2021 Untuk Bangkitkan Ekonomi
20-07-2020 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, MH Said Abdullah meminta pemerintah merancang kebijakan fiskal ekspansi-konsolidatif dalam merumuskan RAPBN 2021 agar...
Penanganan Covid-19 Jadi Landasan dalam Pemulihan Sosial Ekonomi
15-07-2020 / BADAN ANGGARAN
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI MH. Said Abdullah menegaskan, penanganan Covid-19 saat ini akan menjadi landasan dalam pemulihan sosial...
Banggar DPR Ingatkan Pemerintah Target Pajak 2021
09-07-2020 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI memberi catatan kepada Pemerintah terkait dengan target penerimaan pajak pada tahun2021. Berdasarkan catatan dari Panitia...
Banggar DPR Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2021 Dengan Sejumlah Catatan
01-07-2020 / BADAN ANGGARAN
Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah menyepakati asumsi makro pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021. Memimpin...