Parlemen Indonesia - Timor Leste Bahas Peningkatan Kerja Sama

24-09-2019 / PIMPINAN

Foto bersama Delegasi DPR RI dengan Parlemen Timor Leste. Foto: Dok/mr

 

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Parlemen Nasional Timor Leste sepakat meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Timor Leste. Kedua pihak dalam pertemuan tersebut juga sepakat untuk mendorong penyelesaian perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

 

Dalam press release yang diterima Parlementaria, Selasa (24/9/2019), Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengatakan, kunjungan muhibah DPR RI ke di Gedung Parlemento Nacional, Kota Dili, Timor Leste dalam rangka mempererat hubungan kerja sama antara kedua negara. Turut mendampingi, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis.

 

“Kedua negara memiliki kedekatan sejarah, budaya, dan geografis. Hal itu memunculkan potensi yang sangat besar dalam kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan juga potensi kerja sama dalam bidang politik, pendidikan, kesehatan, dan kerja sama antar Parlemen,” ujar Fadli usai diterima Ketua Parlemen Nasional Timor Leste, Arao Noe de Jesus da Costa Amaral.

 

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, kedua parlemen juga saling mendukung dalam forum-forum Parlemen internasional. Indonesia mendukung penuh keanggotaan resmi Timor Leste dalam ASEAN dan Organisasi Parlemen ASEAN (AIPA).

 

“Kami ucapkan selamat kepada Timor Leste yang baru saja merayakan 20 tahun referendum sejak tahun 1999. Terima kasih juga atas penghargaan kepada Presiden RI ke-3, B.J. Habibie. Kami juga telah mengunjungi jembatan yang diberi nama B.J. Habibie.,” tukas Fadli. Dalam kesempatan ini, Delegasi DPR RI sempat mengunjungi jembatan yang diberi nama BJ Habibie di Desa Bidau Sant'ana, Dili.

 

Fadli menegaskan, Timor Leste merupakan negara yang penting bagi Indonesia untuk meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, di tengah perekonomian dunia yang sedang menghadapi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Potensi ekonomi dan perdagangan yang luar biasa perlu dimanfaatkan.

 

Termasuk kerja sama lain seperti di bidang pendidikan, kesehatan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah kerja sama antar Parlemen “Kita terus bekerjasama dalam forum Parlemen dunia, di forum IPU kita bertemu juga di forum AIPA dan APA, Indonesia mendukung Timor Leste untuk menjadi anggota penuh ASEAN dan AIPA. Persoalan perbatasan darat dan laut bisa diselesaikan dengan baik,” pungkas Ketua GOPAC ini. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Bamus DPR Sepakati Jumlah Anggota AKD 2019-2024
18-10-2019 / PIMPINAN
Pimpinan DPR RI bersama Pimpinan Fraksi DPR RI menggelar rapat pengganti Badan Musyawarah (Bamus) untuk menentukan komposisi jumlah anggota serta...
Pembentukan AKD Disepakati dengan Prinsip Gotong Royong
18-10-2019 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Puan Maharani mengumumkan kesepakatan seluruh fraksi di DPR RI atas pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Untuk mengemban...
Ketua DPR Hadiri Perpisahan Kabinet Kerja Jokowi-JK
18-10-2019 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri perpisahan anggota Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK)....
Ketua DPR Pastikan AKD Tetap 11 Komisi
16-10-2019 / PIMPINAN
DPR RI Periode 2019-2014 telah resmi bekerja selama dua pekan terakhir. Namun hingga saat ini, penentuan dan pembentukan Alat Kelengkapan...