Sistem Platon Diperkenalkan Kepada Komisi V

25-09-2019 / KOMISI V

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menerima perwakilan perusahaan asal Rusia. Foto : Oji/mr

 

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemy Francis menerima perwakilan perusahaan asal Rusia yang bergerak di sektor transportasi, RT-Invest Transport System (RTITS). Perusahaan berbasis di Moscow ini merupakan perusahaan teknologi informasi yang menciptakan sistem terintegrasi e-toll card dan terbesar di dunia dalam hal jaringan dan jangkauan, atau dikenal dengan nama Platon.

 

“Komisi V menerima kunjungan delegasi Rusia dalam hal ini RT-Invest, untuk menindaklanjuti kunjungan 2018 kemarin, berkaitan dengan dua usulan yang akan ditawarkan kepada Pemerintah Indonesia tentang program Smart City serta pengembangan jalan tol,” ungkap Fary usai pertemuan dengan Direksi RTITS di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9/2019).

 

Fary menuturkan, RT-Invest memiliki teknologi yang dapat dimanfaatkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Salah satunya untuk mendeteksi pelanggaran truk yang over kapasitas atau over dimensi. Menurutnya, teknologi tinggi yang diterapkan tersebut bisa meningkatkan efisiensi infrastruktur jalan, transparansi di sektor transpartasi, dan mengurangi durasi perjalanan kendaraan logistik.

 

“Ini akan menjawab persoalan yang ada di jembatan timbang kita, karena secara sistem bisa langsung terdeteksi. Sebab seringkali kita mendapatkan informasi bahwa banyak sekali mobil kendaraan yang melebihi tonase atau melewati dimensi,” jelas politisi Partai Gerindra ini.

 

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan secara teknis, On Board Units yang dipasang pada kendaraan secara otomatis menghitung jarak dan tol yang harus dibayar dan dibebankan dari akun pengguna jalan. Nantinya, solusi otomatis semacam itu memungkinkan tol dibebankan secara otomatis tanpa menghentikan kendaraan serta keharusan pembayaran tunai, sehingga dapat mengurangi antrian di alun-alun tol.

 

Sistem Platon ini telah diterapkan di Rusia sejak 2015 lalu dan mencakup lebih dari 52 ribu kilometer jalan federal. Selain itu, India juga sudah mengimplementasikan sistem Platon ini di jalan tol Delhi – Mumbai sepanjang 1.419 km. (ann/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Bendungan Sindang Heula Diharapkan Bantu Ketersedian Air Bersih di Banten
18-09-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Tubagus Haerul Jaman berharap dengan selesainya pembangunan Bendungan Sindang Heula di Kabupaten Serang, Provinsi Banten,...
Progres Pembangunan Tol Cisumdawu Perlu Dipercepat
18-09-2020 / KOMISI V
Komisi V DPR RI meminta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta jajaran terkait untuk segera menyelesaikan proses pembangunan...
Pembangunan ‘Fly Over’ Sudirman Serang Harus Segera Terealisasi
17-09-2020 / KOMISI V
Komisi V DPR RI mendorong penuh pembangunan fly over Sudirman di Kota Serang, Provinsi Banten, seperti yang diusulkan Pemerintah Provinsi...
Komisi V Apresiasi Pembangunan Bendungan Sindang Heula
17-09-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI mengapresiasi kinerja dari...