Dyah Roro Dorong Pemerintah Serius Tangani Sampah Plastik

16-10-2019 / LAIN-LAIN

Anggota DPR Dyah Roro Esti Widya Putri. Foto: Jaka/jk

 

 

 

Pengelolaan sampah plastik merupakan permasalahan signifikan bukan hanya di Indonesia, tapi hampir seluruh negara di dunia. Masalah lingkungan hidup tersebut harus segera ditangani secara serius oleh Pemerintah Indonesia. Pasalnya, saat ini Indonesia masuk ke dalam peringkat “second largest plastic polluter in the world” setelah China.

 

Menurut riset World Bank, tiap individu di Indonesia menghasilkan 0,8 sampai 1 kilogram plastik per hari. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dyah Roro Esti Widya Putri, saat diwawancarai Parlementaria, di Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (15/10/2019).

 

“Kalau kita bicara mengenai plastik, ini kan sebuah fenomena yang sangat luar biasa, karena dampaknya itu masif sekali. Maka, pemerintah harus secara aktif menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membuang plastik sembarangan yang dapat merusak lingkungan,” ujar Dyah Roro.

 

Legislator Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menjelaskan, ketika sampah plastik dibuang secara sembarangan, maka berdampak sangat serius terhadap ekosistem, bukan hanya di darat, tapi juga di laut. Mengingat, sampah plastik tidak bisa terurai begitu saja dalam waktu sekejap, namun memakan waktu yang sangat panjang.

 

Tak sampai di situ, tutur salah satu inisiator Kaukus Pemuda Parlemen Indonesia ini, sampah plastik yang berujung sampai di laut berpotensi besar berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat Indonesia. Sebab menurutnya, sampah plastik tersebut sangat mungkin termakan oleh ikan yang kemudian ikan tersebut nantinya dikonsumsi oleh masyarakat.

 

“Tentunya, masyarakat yang mengonsumsi ikan akan juga turut mengonsumsi dari isi komponen ikan tersebut. Maka, ada dampak negatif terhadap kesehatan manusia. Ketika ada dampak terhadap kesehatan dapat membuat masyarakat tidak lagi produktif, sehingga mengurangi kinerja dan kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia” pungkasnya.

 

Untuk itu, Dyah Roro mengungkapkan, ia selalu mendorong kepada masyarakat luas khususnya generasi muda agar lebih meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan sekitar. Karena, ketika masyarakat sudah tidak lagi peduli dengan lingkungannya, maka sama halnya masyarakat itu tidak peduli dengan dirinya sendiri serta masa depannya.

 

“Jadi, hal-hal berkaitan dengan kesehatan lingkungan seperti ini harus kita sadari bersama. Jangan sampai, isu-isu seperti ini dianggap sepele. Padahal, efeknya sangat luas terhadap manusia dan kehidupan di dunia ini,” pesan legislator dapil Jawa Timur X itu. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
'Stand Up Comedy’ Sarana Tepat Tunjukkan Keterbukaan DPR
23-09-2020 / LAIN-LAIN
Anggota Komisi DPR RI Muhammad Farhan mengapresiasi penyelenggaraan Workshop Penulisan NaskahStand Up Comedy oleh Perpustakaan Sekretariat Jenderal DPR RI. Farhan...
PIA DPR Gelar Baksos Lawan Covid-19 di Kompleks Parlemen
15-09-2020 / LAIN-LAIN
Persaudaraan Isteri Anggota (PIA) DPR RI kembali menggelar bakti sosial (baksos) dalam rangka memperingati HUT ke-75 DPR RI yang jatuh...
Hakim Konstitusi Harus Negarawan
08-09-2020 / LAIN-LAIN
Jabatan hakim konstitusi merupakan salah satu jabatan yang persyaratannya diatur dalam UUD Negara Republik Indonesia 1945. Salah satu syarat yang...
DPR Hadiri Sidang Gugatan UU Perasuransian di MK
08-09-2020 / LAIN-LAIN
Tim Kuasa DPR RI diwakili Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memberikan keterangan dalam Sidang Pleno Perkara Nomor 531.32/PAN.MK/8/2020...