Hubungan Indonesia dan Maroko Bernilai Sejarah

29-10-2019 / PIMPINAN

Pimpinan DPR RI menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Maroko Nasser Bourita. Foto : Kresno/mr

 

Ketua DPR RI Puan Maharani didampingi Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin dan Rachmat Gobel menerima kunjungan Menteri Luar Negeri (Menlu) Maroko Nasser Bourita di Ruang Rapat Pimpinan DPR RI Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (28/10/2019). Menurut Puan, hubungan persahabatan Indonesia dan Maroko memiliki nilai sejarah.

 

Selain memandang Maroko sebagai negara sahabat dan mitra penting Indonesia, bagi Puan negara di kawasan Maghribi ini memiliki arti tersendiri. "Mengingatkan saya kepada sebuah jalan di kota Rabat dengan nama kakek saya Rue de Soekarno," kenang Puan.

 

Sejak kunjungan Presiden Soekarno ke Maroko pada Mei 1960 tercatat belum ada kunjungan balasan dari Pemimpin Maroko. Terakhir, rencana kunjungan Sri Baginda Raja Maroko pada tahun 2017 Indonesia ditunda. “Kiranya Yang Mulia dapat menyampaikan pesan kepada Sri Baginda Raja bahwa Presiden Joko Widodo dan Rakyat Indonesia telah lama menantikan kedatangan Pemimpin Rakyat Maroko,” harap Puan.

 

Kepada Menlu Maroko, Puan menyatakan DPR RI memiliki komitmen yang sama dengan pemerintah Indonesia untuk memperkokoh hubungan bilateral dengan Maroko, termasuk kerja sama parlemen kedua negara. Mengingat, DPR RI beberapa kali mengunjungi parlemen Maroko. "Di Maroko telah terbentuk Group Kerja Sama dan Persahabatan Maroko-Indonesia yang diketuai oleh Mr. Mohammed El-Bakkouri," terang Puan.

 

Kepada Menlu Maroko, Puan meminta kerjasama sebagai dua negara muslim ini ditingkatkan. “Saya berharap kita dapat bekerja sama menyebarkan Islam yang damai dan toleran,” katanya. Tak lupa, Puan juga mendukung agar Indonesia dan Maroko terus bekerja sama dalam memperjuangkan kepentingan ummat Muslim di dunia.

 

“Salah satunya dan terpenting adalah dukungan bagi perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan,” ujar Puan yang diamini banyak pihak dari para tamu yang hadir. Mengakhiri pembicaraannya dengan Menlu Nasser Bourita, Puan mengharapkan kerjasama yang intens agar Indonesia-Maroko dapat berperan dalam membantu penyelesaian konflik yang terjadi antar negara-negara Muslim melalui dialog dan cara-cara damai. (eko/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Peringati Hari HAM, Puan Maharani Singgung Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya
10-12-2019 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan salah satu elemen penting dalam isu Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak ekonomi, sosial...
Wakil Ketua DPR Terima Gubernur Babel
09-12-2019 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima kunjungan Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman dalam rangka mengembangkan kawasan Bangka...
Gopac Serukan Institusi Parlemen yang Lebih Berintegritas
09-12-2019 / PIMPINAN
Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai tujuan bersama di tingkat global membutuhkan dukungan kelembagaan yang tangguh. Tranparansi, akuntabilitas dan integritas...
Ketua DPR: Korupsi Penghalang Indonesia Maju
09-12-2019 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan tindakan korupsi merupakan tindakan yang menghambat pembangunan ekonomi yang berkeadilan, menurunkan mutu fasilitas publik,...