Lahan Gambut Sumsel Banyak Terbakar

08-11-2019 / KOMISI IV

Anggota Komisi IV DPR RI Riezky Aprilia. Foto : Husen/mr

 

Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan (Sumsel) ternyata banyak terjadi di lahan gambut. Banyak titik panas di lahan gambut yang terdeteksi. Dan untuk membuka lahan, korporasi selalu minta bantuan masyarakat untuk membakar. Akhirnya masyarakatlah yang berhadapan dengan hukum.

 

Demikian disampaikan Anggota Komisi IV DPR RI Riezky Aprilia saat mengikuti kunjungan kerja spesifik ke Sumsel, Kamis (7/11/2019). "Untuk Sumatera Selatan bukan hutan yang terbakar tapi lahan gambut yang banyak terbakar. Penting kita pahami, kejadian ini tidak boleh terulang lagi secara signifikan. Titik-titik panas yang terdeteksi harus segera ditindaklanjuti," katanya usai meninjau lahan yang terbakar di Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.

 

Temuan di lapangan juga memperlihatkan betapa para petugas yang membantu mengatasi karhutla, tingkat kesejahteraannya sangat redah. Bahkan kata Kiki, sapaan akrab Riezky Aprilia, ada petugas yang berstatus honorer selama 15 tahun. Para pejuang karhutla tersebut butuh perhatian besar. "Saya berharap perhatian kementerian terkait termasuk pemprov dan kabupaten. Ini memprihatinkan, karena mereka masih mau bekerja total untuk membantu sesama," ujarnya.

 

Legislator Fraksi PDI Perjuangan ini, juga menyayangkan hasil penyidikan kasus karhutla di Sumsel yang hanya menetapkan satu korporasi dan 41 perorangan sebagai tersangka. Bila dibandingkan dengan kasus karhutla yang sudah bertahun-tahun terjadi, jumlah itu dinilai masih sedikit. Banyak korporasi yang ketika ingin membuka lahan, malah meminta bantuan masyarakat setempat untuk membakar. Akhirnya, masyarakat itulah yang banyak tejerat hukum. 

 

"Korporasi sengaja menyuruh penduduk untuk membakar. Penduduk setempat juga butuh imabalan untuk makan sehari-hari. Akhirnya yang ditangkap masyarakatnya. Korporasinya bebas. Komisi IV DPR RI mendorong penegakan hukum yang tegas soal ini," kilah politisi dapil Sumsel I itu. Kini korporasi yang punya lahan harus memiliki peralatan lengkap pemadam bila terjadi kebakaran lagi. (mh/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Modernisasi Teknologi Pertanian untuk Jawab Tantangan Global
13-08-2020 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra mendorong penerapan modernisasi teknologi pertanian demi menjawab persaingan pangan global....
Kelangkaan Pupuk Harus Segera Diatasi
12-08-2020 / KOMISI IV
Petani masih menghadapi banyak permasalahan. Mulai dari kelangkaan pupuk, serta minimnya saluran irigasi dan permodalan. Anggota Komisi IV DPR RI...
Penataan ‘Landscape’ Laut Harus Indah
12-08-2020 / KOMISI IV
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menegaskan penataan infrastruktur pantai dan seluruh kawasan laut harus memperhatikan segi estetika....
Johan Rosihan: ‘Food Estate’ di Kalteng Picu Konflik dan Kerusakan Lingkungan
10-08-2020 / KOMISI IV
Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan berpandangan bahwa rencana pembangunan pusat pangan atau food estate di bekas lahan proyek...