Dana Haji Harus Dimaksimalkan Lewat Investasi

18-11-2019 / KOMISI VIII

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto. Foto : andri/hr

 

 

Dana Haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) diimbau segera dimaksimalkan lewat investasi. Perkembangan saat ini, pasar modal syariah menunjukkan tren positif. Diharapkan nilai manfaat bagi ummat juga meningkat.

 

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyampaikan hal ini saat membuka rapat dengar pendapat dengan Kepala BPKH dan Dewan Pengawas BPKH, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2019). “Upaya memaksimalkan dana Haji melalui investasi harus dioptimalkan. Saat ini indikator pasar modal syariah mencatat perkembangan yang baik. Selain itu investasi langsung juga perlu ditingkatkan hingga bisa lebih optimal,” katanya.

 

Seperti misi pembentukannya, keberadaan BPKH ditujukan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Haji. Untuk itu, BPKH secara berkala memberi laporan dan pertanggungjawaban atas semua penerimaan, pengembangan, dan pengeluaran keuangan Haji. Legislator F-PAN DPR RI itu menjelaskan, semuanya didasarkan pada prinsip-prinsip syariah, kehatia-hatian, manfaat nirlaba, dan akuntabel.

 

Menurut Yandri, perlu ditingkatkan imbal hasil penempatan dan investasi dana Haji. Saat ini nilai penempatan dana Haji instrumen sukuk atau syariah lainnya relatif memiliki kecenderungan menurun imbal hasilnya, sehingga mempunyai potensi penurunan nilai manfaat. Pada bagian lain, ia juga menyerukan agar BPKH mempunyai program pembiayaan yang berkesinambungan agar kualitas penyelenggaraan ibadah Haji tetap optimal dan baik.

 

Sementara itu, Kepala BPKH Anggito Abimanyu dalam rapat tersebut mengungkapkan, pendapatan nilai manfaat BPKH mengalami peningkatan sekitar Rp 1 triliun per tahun. Pada 2018 mencapai Rp 5,7 triliun, 2019 mencapai Rp 7,2 triliun, dan 2020 nanti sudah terdeteksi mencapai Rp 8,0 triliun. Dan sebagian besar nilai manfaat BPKH pada 2019 dialokasikan untuk biaya operasional Haji yang mencapai Rp 5,8 triliun. (mh/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
DPR Harapkan Wartawan Parlemen Kedepankan 'Tabayyun' dalam Pemberitaan
17-10-2020 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII DPR RI Ali Taher mengharapkan awak media terutama yang tergabung dalam Koordinatoriat Wartawan Parlemen dapat semakin meningkatkan...
Lembaga Kesejahteraan Anak Perlu Perhatian Lebih
12-10-2020 / KOMISI VIII
Lembaga kesejahteraan anak di bawah naungan Kementerian Sosial perlu mendapatkan perhatian lebih. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ihsan Yunus...
Komisi VIII Salurkan BOP Pesantren di Kaltim
11-10-2020 / KOMISI VIII
Komisi VIII DPR RI menyalurkan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) sebesar Rp 1,3 miliar kepada 52 Pondok Pesantren yang berada di...
Terapkan Protokol Kesehatan, Legislator Optimis Pesantren Dapat Jalankan KBM Tatap Muka
11-10-2020 / KOMISI VIII
Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni menegaskan bahwa ia optimistis untuk Pondok Pesantren (Ponpes) dapat terus menjalankan kegiatan belajar...