Regulasi Investasi Mengemuka Saat Baleg Serap Aspirasi Di Makassar

19-11-2019 / BADAN LEGISLASI

Pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik (kunspek) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (sulsel) dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dipimpin Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi. Foto : Oji/hr

 

 

Regulasi investasi menjadi salah satu bahasan yang menarik saat pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik (kunspek) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (sulsel) dan jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), akademisi dan dihadiri pula perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Ruang Rapat Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (18/11/2019).

 

Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi mengungkapkan adanya aspirasi dari pemangku kepentingan di Sulsel tentang perlunya dukungan regulasi untuk mempermudah proses investasi di daerah. "Regulasi investasi ini perlu segera direalisasikan untuk mendukung program kerja pemerintah dalam mendorong masuknya investasi di daerah, terutama di Makassar agar meningkatkan perekonomian daerahnya," ungkap Baidowi.

 

Politisi Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan Kunspek Baleg ke Sulses ini dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat terkait penyusunan Program Legislasi Nasional RUU Prioritas Tahun 2020 juga menyebarluaskan capaian Prolegnas 2015-2019 kepada seluruh komponen masyarakat.

 

"Karena yang diundang juga para pakar dari kampus yang ada di Sulsel, kami mengharapkan masukan terkait omnibus law, yaitu pembentukan undang-undang baru yang mengamandemen beberapa undang-undang sekaligus untuk menghindari tumpah tindih pengaturan. Kami ingin mengetahui bagaimana pendapat masyarakat dan undang-undang terkait hal apa saja yang dianggap perlu dilakukan omnibus law," tandasnya.

 

Baleg DPR RI secara terbuka menerima masukan dari masyarakat, baik yang menyampaikan secara langsung dengan datang atau diundang ke DPR RI, maupun yang menyampaikan secara tidak langsung melalui surat, dengan harapan pada akhirnya setiap RUU yang akan ditetapkan menjadi undang-undang senantiasa mencerminkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat. 

 

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani, mengapresiasi Tim Kunspek Baleg DPR RI yang memilih Makassar sebagai salah satu kota untuk menyerap aspirasi terkait penyusunan UU. "Kami merasa terhormat atas kedatangan Tim Baleg DPR RI ke Makassar untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait masukan-masukan dalam penyusunan program legislasi nasional," jelas Abdul Hayat Gani.

 

Gani mengharapkan semua komponen masyarakat yang hadir menyuarakan aspirasinya ke Baleg DPR RI untuk dibawa ke tingkat pusat dalam penyusunan UU. "Kami juga berharap Baleg DPR RI mengakomodir masukan dari pemerintah daerah terkait pentingnya regulasi yang memudahkan investasi," pungkas Gani. (oji/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Mulyanto Nilai RUU ‘Omnibus Law’ Membuat Pendidikan Jadi Liberal dan Mahal
13-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Mulyanto menilai ketentuan dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker) sangat berbahaya...
RUU Ciptaker Bahas Tata Ruang Laut
12-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Pembahasan maraton atas Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) sudah memasuki daftar inventaris masalah (DIM) yang mengatur tata ruang laut....
Pemda Harus Dilibatkan dalam Mendefinisikan Kawasan Strategis
11-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo menegaskan pemerintah daerah (pemda) harus dilibatkan dalam mendefinisikan kawasan strategis. Menurutnya, keterlibatan...
Baleg DPR Apresiasi Pemerintah Beri Kewenangan Pemda
06-08-2020 / BADAN LEGISLASI
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Supratman Andi Agtas mengingatkan agar dalam penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Panja Cipta Kerja jangan...