Komisi XI Dukung Percepatan Penyelesaian Proses Kepabeanan Kaltim

06-12-2019 / KOMISI XI

Tim Kunjungan Spesifik Komisi XI DPR RI ke Balikpapan, Kalimantan Timur. Foto : Ria/mr

 

Ketua tim kunjungan spesifik Komisi XI DPR Ramson Siagian mengatakan mendukung percepatan penyelesaian proses kepabeanan (customs clearance) yang dilakukan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) regional Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) untuk kelancaran lalu lintas barang masuk dan keluar yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku. 

 

"Mereka menyampaikan pemerintah menargetkan customs clearance time adalah 0,89 hari, di Kalbagtim sendiri mampu menyelesaikan 0,33 hari. Bahkan, saat ini mereka menjalankan smart customs and excise melalui CEISA 4.0, kami mendukung demi kelancaran lalu lintas barang masuk dan keluar tentunya sesuai dengan undang-undang yang berlaku," ungkap Ramson usai meminpin pertemuan Tim Kunspek Komisi XI DPR RI dengan Direktorat Jendral Bea dan Cukai Balikpapan beserta jajaran di Kantor Keuangan, Balikpapan, Kaltim, Jumat (2/12/2019). 

 

Kemudian, untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan efesiensi biaya pelaku usaha di provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara serta di wilayah perbatasan, Ramson mengatakan, pihaknya mendukung proses pembentukan Pusat Logistik Berikat (PLB) yang dilakukan DJBC Kaltim. 

 

Menurut Ramson, inovasi pembentukan PLB patut diapresiasi karena menjadi saluran bagi masuknya barang-barang impor yang akan dijual secara legal, sehingga akan meningkakan penerimaan. "Fasilitas  PLB akan membawa dampak ekonomi yang positif pada peningkatan pemerintah dari sisi penerimaan bea masuk dan pajak, karena adanya transparansi barang-barang yang diimpor ke Indonesia baik dari sisi jumlah, jenis, dan, juga harga," ungkapnya. 

 

Terakhir, Legislator F-Gerindra itu mengatakan pihaknya mendukung upaya-upaya peningkatan intelejen dan pencegahan masuknya barang-barang larangan ke wilayah Kalimatan Timur melalui peningkatan pada upaya Intelegen, Patroli, sinergi, Internal Capacity building, penguatan sarpras serta smart daya analysis

 

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor  DJBC Kalimantan Bagian Timur Rusman Hadi menyampaikan waktu penyelesaian kepabean di Kalimantan Bagian Timur rata-rata 0,33  hari dari target yang ditentukan pemerintah 0,89 hari. 

 

"Dalam customs clearance kami menerapkan sejumlah kebijakan mulai dari joint inspection Bea Cukai dengan Karantina, optimalisasi delivery order online, penerapan auto gate system di semua tempat perimbunan. Selain itu, upaya percepatan kinerja customs clearance kami melakukan asistensi kepada pengguna jasa kepabeanan di bidang impor dan melakukan pemeriksaan barang (pada jalur merah) serta memanfaatkan informasi dan teknologi melalui CEISA (Customs & Excise Information System & Automation) 4.0," ungkapnya. 

 

Sementara dalam upaya pencegahan barang ilegal, pihaknya mengaku tengah mengencarkan upaya penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat. sementara dalam pengawasan, pihaknya melakukan enam program dalam pencegahan barang ilegal. 

 

Mulai dari Internal Capacity Building, yaitu upaya peningkatkan kompetensi pegawai. Kedua, Penguatan sarana dan prasarana melalui optimalidasi unit anjing pelacak (K-9), BKO Kapal Patroli, Modernisasi Tools. Ketiga, Smart Data Analysis melalui CEISA 4.0. 

 

Keempat, Intelijen, merupakan upayah KWBC untuk menganalisa dara-data yang ada untuk menunjang pengawasan barang ekspor dan impor ilegal. Kelima, Patroli dan terkahir membangun sinergi. 

 

Kunjungan kerta spesifik Komisi XI DPR RI yang dipimpin Ramson Siagian (F-Gerindra) juga diikuti oleh Anggota Komisi XI lainnya, yaitu Sihar Sitorus dan Dolfie (F-PDI Perjuangan), Satori (F- Nasdem), Ela Siti Nuryamah, Ali Ahmad (F-PKB), dan Anis Byarwati (F-PKS). (rnm/es)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Perempuan Miliki Andil Besar Sukseskan Strategi Pemulihan Ekonomi Nasional
11-08-2020 / KOMISI XI
Kondisi pandemi Covid-19 memengaruhi seluruh aspek kehidupan, tidak terkecuali perekonomian nasional. Data Bank Indonesia tahun 2018 menunjukkan bahwa partisipasi perempuan...
Pemerintah Perlu Ambil Langkah Taktis Hadapi Rendahnya Pertumbuhan Ekonomi
11-08-2020 / KOMISI XI
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Amir Uskara meminta Pemerintah mengambil langkah taktis dan strategis untuk merespon pertumbuhan ekonomi Indonesia...
Anis Byarwati Beri Catatan Soal Pemulihan Ekonomi Covid-19 Dalam Omnibus Law
10-08-2020 / KOMISI XI
Omnibus Law disebut Pemerintah sebagai salah satu prioritas transformasi utama, termasuk untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi virus Corona (Covid-19). Anggota...
Pembobolan ATM Marak Terjadi, Anggota DPR Imbau Masyarakat Lebih Waspada
07-08-2020 / KOMISI XI
Industri perbankan tanah air kembali mendapat sorotan pasca terungkapnya kasus pembobolan rekening nasabah dengan memanfaatkan informasi yang tercantum pada setruk...