Jelang Nataru, Pemerintah Harus Benahi Infrastruktur dan Transportasi

09-12-2019 / KOMISI V

Anggota Komisi V DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu. Foto : Ica/mr

 

Anggota Komisi V DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu menegaskan, Pemerintah dan seluruh pihak terkait harus secara serius membenahi infrastruktur dan transportasi, terutama menjelang jelang Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru). Bob mengungkapkan, Komisi V DPR RI berharap agar seluruh stakeholders bekerjasama dalam persiapan infrastruktur dan transportasi, karena seluruhnya memiliki keterkaitan.

 

“Pelindo harus sudah mulai menetapkan deadline bagi kapal-kapal untuk mengangkut barang, agar tidak terjadi penumpukan dan kemacetan, terutama jelang Natal dan Tahun Baru. Kementerian Perhubungan bersama Direktur Lalu Lintas Polda juga harus saling berkoordinasi untuk mengurai permasalahan-permasalahan lalu lintas, seperti kemacetan,” papar Bob saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI ke Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/12/2019).

 

Selain itu, Bob menjelaskan juga perlu persiapan dari PT. KAI untuk  menambah armada, mengingat adanya potensi jumlah masyarakat yang membludak. Tidak hanya melihat dari sisi transportasi, Bob juga mencermati dari sisi infrastruktur. "Seperti yang kita lihat, masih banyak proyek-proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang masih dilakukan di lapangan. Ini juga harus menjadi perhatian pemerintah, agar pengerjaan proyek di lapangan tersebut jangan sampai menganggu kondisi jalan jelang Natal dan tahun baru ini. Harus ada deadline waktu yang dikejar," ungkap Bob.

 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu mencermati beberapa hal yang masih perlu dibenahi oleh Pemerintah, seperti masalah pemeriksaan tiket. "Masalah pemeriksaan tiket saja sudah antri luar biasa, padahal jumlah penumpang belum terlalu membludak. Pemerintah, dalam hal ini PT. Angkasa Pura, harus memperbaiki dari hal-hal kecil juga. Kalau yang lain kita lihat sudah cukup baik," jelas Bob.

 

Bob juga menyoroti harga tiket transportasi yang dinilai masih kurang efisien. "Seperti yang disampaikan oleh Bapak Gubernur Sumut, biaya tiket bisa lebih murah dari Medan ke Malaysia baru kemudian ke Jakarta, dibandingkan dengan harga tiket dari Medan langsung ke Jakarta. Di sini perlu menjadi catatan penting bagi Kemenhub. Memang yang menjadi permasalahan utama adalah biaya avtur, namun kami berharap permasalahan ini bisa segera diselesaikan," ungkap Bob.

 

Menurut Bob, keinginan masyarakat adalah untuk mendapatkan transportasi yang nyaman. Di samping itu, harga tiket juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri. "Kemenhub harus meningkatkan pengawasan terhadap maskapai-maskapai yang ada saat ini. Jangan sampai sudah mau mendekati hari-hari besar, harga tiket naik terlalu tinggi. Selain itu, jumlah tiket di tiap agen pembelian juga harus diperhatikan. Terkadang jika kita membeli dari online masih ada, tetapi ketika ingin langsung beli di bandara sudah habis,” urainya.

 

Politisi dapil Sumatera Utara III ini meminta agar hal ini perlu menjadi perhatian penting Kemenhub, karena tidak seluruh masyarakat Indonesia paham dengan pembelian tiket online. Terakhir, Bob mengimbau agar masyarakat yang akan melakukan perjalanan jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 untuk dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas, agar keselamatan dan kenyamanan dapat selalu terjaga. (ica/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Legislator Desak Pemerintah Tunda Kenaikan Tarif Tol Belmera
10-08-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu mendesak Pemerintah untuk menunda kenaikan tarif tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera). Menurut Syaikhu, kebijakan...
Nurhayati Dorong Pemdes Terapkan Digitalisasi Monografi Desa
27-07-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati Monoarfa mendorong Pemerintah Desa (Pemdes) menerapkan Digitalisasi Monografi Desa untuk reformasi sistem. Menurut...
Syarief Abdullah: Kades Sudah Maksimal Membangun Desa
16-07-2020 / KOMISI V
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie mengapresiasi kinerja Kepala Desa dalam membangun di desa. Syarief menegaskan, dana...
Mulyadi: Kekayaan Negara Harus Dimaksimalkan dengan Manajemen Aset
15-07-2020 / KOMISI V
Anggota Komisi V DPR Mulyadi mendesak sejumlah kementerian agar memiliki lembaga yang mampu memanajemen aset. Hal ini penting dimiliki agar,...