Legislator Sarankan Poin Penting Pengembangan TN Sebangau

21-12-2019 / KOMISI X

Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes. Foto : Chasbi/mr

 

Anggota Komisi X DPR RI Fahmi Alaydroes mengatakan bahwa objek wisata Taman Nasional (TN) Sebangau di Kalimantan Tengah memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk dikembangkan. Destinasi ini semestinya masuk ke dalam destinasi prioritas, karena destinasi ini di samping luas dan unik, airnya pun berwarna hitam serta tempat habitat dari orang utan yang menjadi perhatian dari pengamat-pengamat dunia.

 

“Saya melihat Taman Nasional Sebangau sangat bagus karena memiliki keunikan tersendiri. Kementerian Pariwisata harus bisa memberikan fokus yang lebih terhadap destinasi yang sangat membanggakan ini,” katanya saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI meninjau TN Sebangau, di Palangka Raya, Kalteng, Kamis (19/12/2019).

 

Legislator Fraksi PKS tersebut menilai bahwa masih banyak yang perlu dikembangkan di objek wisata yang unik ini. Dukungan anggaran menjadi nomor satu kendala dari pengembangan destinasi TN Sebangau. Tentunya jika dengan anggaran yang cukup, maka akan menghasilkan pemasukan yang besar, artinya ini akan menjadi investasi yang luar biasa.

 

“Kemudian, karena merupakan destinasi kelas dunia Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola haruslah lebih handal dan memiliki kompetensi.  Ke depannya turis domestik dan turis asing yang punya selera standar dapat dilayani dengan baik. Pengembangan SDM ini juga perlu perhatian dari pemerintah,” tambah legislator dapil Jawa Barat V itu.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa poin yang berikutnya adalah tentang tata kelola. SDM yang bagus dan handal dapat menghasilkan tata kelola yang lebih progresif. Destinasi ini merupakan potensi luar biasa sehingga tata kelola harus cepat. Pihaknya yakin ini akan menjadi kawasan yang atraktif dan banyak orang yang berkunjung ke Palangka Raya, nantinya ini akan memberikan efek yang luar biasa dari berbagai hal.

 

“Saya juga berharap dengan adanya destinasi ini pun juga berdampak positif terhadap kemaslahatan kesejahteraan masyarakat sekitar. Contohnya, di sini ada makanan dan minuman yang dijual, mestinya yang mensuplai adalah masyarakat sekitar, dengan dilatih menghasilkan produk yang layak dijual dan dikonsumsi. Jadi jangan lagi produk pabrikan besar yang dijual di destinasi ini,” tutupnya. (cas/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi X Ingin Ekraf Diperkuat
29-09-2020 / KOMISI X
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menjelaskan, berangkat dari berbagai permasalahan yang menghambat sektor ekonomi kreatif (ekraf),...
Panja SKN Masih Bahas Pendanaan Olahraga
28-09-2020 / KOMISI X
Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) Komisi X DPR RI masih membahas klaster pendanaan olaharaga. Sudah...
Ekraf Harus Didorong Untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
24-09-2020 / KOMISI X
Sektor ekonomi kreatif (ekraf) harus terus didorong eksistensinya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Apalagi, menurut Wakil Ketua Komisi X DPR RI...
RUU SKN Perlu Akomodir Olahraga 'Off-Road'
24-09-2020 / KOMISI X
Komisi X DPR RI menghimpun sejumlah masukan dari pihak-pihak terkait untuk memperkaya pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN)....