Komisi X DPR Upayakan Kekurangan Dana Sea Games 2011

30-05-2011 / KOMISI X

Komisi X DPR RI akan mengupayakan kekurangan dana untuk pembangunan sarana Sea Games 2011 di Palembang. Demikian ungkap Ketua Tim Panja Sea Games Komisi X, Mahyuddin usai peninjauan pembangunan wisma atlet dan venues di Jakabaring Sport City (JBC), Jum’at (27/5).

“Komisi X akan terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk mengantisipasi masalah kekurangan dana pembangunan sarana Sea Games 2011. Komisi X juga akan mengusulkan dana tersebut dikeluarkan dari kas Kementerian Keuangan RI,” tuturnya.

Menurutnya, sejauh ini Komisi X tidak menargetkan berapa lama waktu untuk mengeluarkan dana tersebut dari Kementerian Keuangan. “Jika darurat kita gunakan dana darurat dari Kementerian Keuangan melalui Keppres, tergantung dari adendum keppres kepanitiaan dan tugas fungsinya. Intinya pelaksanaan Sea Games 2011 ini tidak akan terganggu,” jelasnya.

Namun sebelumnya, lanjut Mahyuddin, untuk menanggulangi kekurangan dana tersebut, Komisi X akan berkoordinasi dengan sejumlah pemangku jabatan terkait. Hal ini dilakukan mengingat pembangunan venues masih terdapat kendala dalam pendanaan, sehingga perlu dicari solusi yang terbaik agar kekurangan dana tersebut dapat diatasi, tambahnya.

“Hari Selasa (31/5) ini kita akan panggil Menteri Pemuda dan Olahraga, Inasoc Pusat dan juga kita panggil KOI atau KONI tentang berapa kekurangannya, karena saat ini kita juga belum tahu,” jelas Mahyuddin.

Sementara Ketua Inasoc, Rahmat Gobel mengatakan, masalah kekurangan dana yang diminta itu tidak masalah, karena dalam waktu dekat akan segera dicairkan. “Itu proses saja dan tunggu saja, sudah tidak lama lagi akan cair, dan saya juga sudah berkoordinasi dengan Inasoc Daerah,” jelas Rahmat.

Sejauh ini pelaksanaan Sea Games 2011 tetap berjalan sesuai jadwal yang ditentukan. Baik dalam konstruksi bangunannya maupun pematangan konsep selama Sea Games berlangsung, seperti persiapan hotel yang minta untuk dibayar di muka, tuturnya.

“Semua itu masalah proses,” kata Rahmat seraya menambahkan jangan semua masalah kecil diangkat menjadi besar.

Di waktu yang sama Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Eddy Hermanto mengatakan, kekurangan dana tersebut tidak hanya untuk keperluan bangunan fisik atau sarana Sea Games 2011 saja, melainkan kebutuhan keseluruhan seperti prosesi pembukaan dan penutupan serta operasional lainnya.

“Jika kita tidak hanya memerlukan dana pembangunan saja, tetapi apapun kegiatan dalam Sea Games 2011 ini juga kita membutuhkan dananya,” kata Eddy. Hanya saja dana tersebut dapat segera dicairkan, mengingat banyaknya agenda yang harus dilaksanakan, tambahnya.

“yang jelas kita menunggu kepastian dulu, mudah-mudahan bulan depan sudah kita terima. Sehinggauntuk biaya operasional selama persiapan menjelang Sea Games 2011 ini bisa ditalangi, misalnya untuk melatih LO, penari dan lain-lainnya,” ujarnya.(iw)/foto:iw/parle.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Kemendikbud Harus Subsidi PJJ
03-08-2020 / KOMISI X
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda menyarankan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim agar mengalokasikan anggaran POP (Program...
Mendikbud Diminta Tinjau Ulang Kebijakan Kampus Merdeka
30-07-2020 / KOMISI X
Anggota Komisi X DPR RI Himmatul Aliyah menilai Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tentang Kampus Merdeka, khususnya tentang dibolehkannnya...
Pelaksanaan PJJ Belum Berhasil
30-07-2020 / KOMISI X
Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai bagian dari Kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dinilai belum berhasil. Hasil survei Kemendikbud...
Hetifah: Kebijakan PJJ Tidak Bisa Disamaratakan
29-07-2020 / KOMISI X
Tidak semua guru melek teknologi. Tidak semua murid memiliki handphone, tidak semua orang tua mampu mendampingi dan tidak semua tempat...