Ketua DPR Terima Peserta Program National Overland ke-8

22-06-2011 / PIMPINAN

Pemuda-pemudi adalah generasi penerus bangsa.Kami selalu memberikan ruang kepada generasi penerus bangsa yang selalu ingin membangun bangsanya. “Seperti hal nya para pemuda pemudi Bali yang selalu konsisten menambah wawasan dan pengetahuan, membangun komunikasi dan interaksi dengan masyarakat, terutama dalam hal kebudayaan dan pariwisata Indonesia,” kata Marzuki saat pidato sambutannya di depan puluhan Peserta Program National Overland ke-8, di Operation Room, Rabu (22/6).

Ketua DPR RI, Marzuki Alie menyambut antusias kedatangan para peserta ke Gedung DPR RI. Para peserta itu hadir ke DPR RI untuk dapat bertemu langsung dengan Ketua DPR RI sekaligus meminta dukungan agar kegiatan seperti ini bisa terus diadakan.

“Disini yang hadir adalah putra putri terbaik. Yang diberi tugas sebagai duta agama, wisata dan budaya. Dan tentunya sebagai figur anak-anak muda yang merupakan pilihan yang mewakili masyarakat bali mempunyai nilai yang terbaik,dan tentunya kami akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini,”terang Marzuki.

Kegiatan ini adalah merupakan implementasi dari 4 pilar kebangsaan. Mampu membangun kembali rasa nasionalisme, cinta tanah air dan bangsa. Hal ini dapat diwujudkan dengan bentuk kebanggan, rasa memiliki menghargai, menghormati dan loyalitas yang dimiliki oleh setiap individu kepada negaranya.
"Mau berkorban, mencintai adat, budaya dan melestarikannya atas dasar rasa tanggung jawab, hal tersebut pasti akan tercermin dari sikapnya sehari-hari,"jelas Marzuki.

Hilangnya jati diri bangsa, kurang peduli terhadap sesama, kurangny rasa cinta tanah air mnyebabkan banyak pemuda pemudi kita yang mencintai budaya lain dibandingkan dengan budayanya sendiri. Yang sebenarnya dalam hal kebudayaan, Indonesia merupakan negara yang sangat kaya. Banyak wisatawan asing yang datang ke Indonesia hanya karena ingin mempelajari budaya Indonesia. ”Mungkin karena budaya negeri mereka terasa gersang tetapi jika mereka ke Indonesia mereka merasa adem,”candanya.

Marzuki menambahkan, Bali itu bukan saja sebagai tempat tujuan wisata, tetapi bali juga termasuk salah satu daerah tujuan untuk mencari kerja. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya masyarakat pendatang dari wilayah yang bekerja di Bali.

Pada akhir sambutannya, Marzuki berpesan mengenai 3 (tiga) hal penting yang harus ditanamkan oleh para pemuda pemudi Bali. Pertama, dalam diri pemuda perlu ditanamkan rasa nasionalisme, kebhinekaan, dan persatuan di tengah-tengah masyarakat. Kedua, mari kita maknai kebangkitan nasional tahun ini sebagai kebangkitan ekonomi nasional dengan meningkatkanproduktivitas, kemampuan kewirausahaan, dan daya saing produktivitas pemuda dalam perekonomian. Dan yang tidak kalah pentingnya pemuda dituntut untuk semakin kreatif, inovatif, produktif dan memiliki peluang yang besar untuk memainkan peran sebagai pelaku ekonomi potensial pada skala mikro, kecil, menengah dan besar baik di dalam maupun luar negeri.

“Selamat berkeliling pulau Jawa, semoga dapat menambah wawasan nusantara mengenai pulau jawa. Dan kalau bisa jangan hanya pulau jawa saja agar menambah ilmu dan membuka wawasan yang lebih mengenai Indonesia,”pungkasnya. (ra)/foto:iw/parle.


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Tebar Kurban, Saling Berbagi di Tengah Pandemi
31-07-2020 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak masyarakat muslim yang mampu, pada hari raya Idul Adha, untuk fokus berbagi...
Muhaimin Iskandar Bahas Kerja Sama Parlemen dengan Dubes Uzbekistan
29-07-2020 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) Abdul Muhaimin Iskandar menyampaikan bahwa kedekatan hubungan antara Indonesia dengan negara...
Pembukaan Sekolah di Zona Merah Tidak Tepat
28-07-2020 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) Sufmi Dasco Ahmad menilai mendisiplinkan anak-anak untuk mematuhi protokol kesehatan...
Sufmi Dasco Apresiasi Kinerja KPK
28-07-2020 / PIMPINAN
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 6 bulan pertama di tahun 2020....