Kanwil Kemenag DIY Diimbau Jadi ‘Role Model’ Gerakan Modernisasi Keagamaan

21-07-2020 / KOMISI VIII

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq saat mengikuti rangkaian agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI ke DI Yogyakarta, Senin (20/7/2020). Foto : Dep/Man

 

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq berharap Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bisa menjadi role model bagi gerakan modernisasi keagamaan di tengah radikalisme yang memanfaatkan media sosial. Tidak melulu memberikan pemaparan yang bersifat birokratif dan normatif semata.

 

“Saya menginginkan Kemenag Provinsi DIY dapat lebih melibatkan masyarakat, karena Yogya ini mengusung nilai moderat, toleran, dan damai. Oleh karenanya harus betul-betul menyentuh komunitas juga,” ujar Maman saat mengikuti rangkaian agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI ke DI Yogyakarta, Senin (20/7/2020).

 

Dalam kesempatan yang sama, politisi Fraksi Partai Kebangkita Bangsa (F-PKB) itu juga meminta kepada Dinas Sosial Provinsi DI Yogyakarta untuk memiliki role model agar bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan cara pendistribusiannya juga berjalan sesuai harapan.

 

“Kami tengah mengkritik kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang minim akan sosialisasi dan edukasi kepada publik. Oleh karena itu kami meminta masukan kepada Dinsos Provinsi Yogyakarta, bagaimana langkah yang mereka lakukan dalam mengelola bansos-bansos tersebut,” kata Maman.

 

Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DIY, Maman menyampaikan bahwa Indonesia diperkirakan akan mengalami resesi ekonomi dengan prediksi minus 4 persen. Untuk itu ia menginginkan agar BPBD Yogyakarta bisa menjadi proyek percontohan penanggulangan bencana alam agar Indonesia bisa selamat dari berbagai bencana yang mungkin akan terjadi.

 

“Dengan Covid-19 ini kita harus bisa menunjukkan bahwa kita mempunyai kearifan lokal untuk menghadapi bencana. Saya ingin BPBD Yogya bisa memaparkan tentang mitigasi bencana dan memasukkan kurikulum bencana. Karena Yogya adalah daerah pendidikan. Saya menginginkan adanya satu perguruan tinggi bencana di Yogya ini,” tutup legislator dapil Jawa Barat XI itu. (dep/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
RUU Kesejahteraan Lansia Harus Diperjuangkan
29-09-2020 / KOMISI VIII
DPR RI bersama dengan Pemerintah terus melanjutkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesejahteraan Lanjut Usia. Dimana, RUU ini harus mencakup peningkatan...
Komisi VIII Dukung Kemenag Ajukan Dispensasi Moratorium Pembangunan Kantor
29-09-2020 / KOMISI VIII
Komisi VIII DPR RI mendukung Kementerian Agama untuk mengajukan dispensasi atau pengecualian menyusul diterbitkannya Surat Edaran Nomor S-841/MK.02/2014, pada 16...
Komisi VIII Minta Percepatan PMK Tarif Layanan Sertifikasi Jaminan Produk Halal
29-09-2020 / KOMISI VIII
Komisi VIII DPR RI meminta Kementerian Keuangan untuk melakukan Percepatan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Penentuan Tarif Layanan Sertifikasi Jaminan...
DPR Sayangkan Penghancuran Ribuan Masjid di China
28-09-2020 / KOMISI VIII
Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menyayangkan sikap otoritas China yang telah menghancurkan ribuan masjid di Xinjiang, serta melakukan...