BKSAP – AIPA Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan di ASEAN

30-07-2020 / B.K.S.A.P.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera saat pertemuan BKSAP DPR RI dengan AIPA-ECC yang bertajuk “Parliamentary Partnership on Educational and Cultural Cooperation for Sustainable Development”, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Foto : Geraldi/Man

 

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera mengikuti meeting virtual yang diselenggarakan oleh ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) meeting on Educational and Cultural Cooperation (ECC). Mardani menyatakan, BKSAP bersama negara ASEAN lainnya dalam pertemuan tersebut saling berbagi pandangan untuk memberikan perhatian secara khusus terhadap peningkatan kualitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

 

Sehingga, end result memihak kepada para siswa dan siswi di ASEAN secara keseluruhan untuk membangun ‘ASEAN as Single Community’ yang maju. Hal itu disampaikan Mardani di sela-sela pertemuan BKSAP DPR RI dengan AIPA-ECC yang bertajuk “Parliamentary Partnership on Educational and Cultural Cooperation for Sustainable Development”, di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

 

“Fokus yang pertama tentang bagaimana menjaga serta meningkatkan kualitas pendidikan di era Covid-19. Tadi Filipina bagus, dimana perusahaan telekomunikasi mereka diminta untuk meningkatkan CSR-nya, sehingga bisa memberikan kuota internet gratis. Kemudian, tadi Vietnam mendesain kurikulum yang lebih simple. Jadi, bagi BKSAP DPR RI, pertemuan sore ini membuat kita mendapat best practice,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Mardani mengungkapkan, BKSAP DPR RI dalam pertemuan itu memberikan pandangan tentang penambahan budgeting di sektor pendidikan seperti yang telah diterapkan di Indonesia. Selain itu, lanjut politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) ini, juga pemberian kebebasan kepada local territory terkait kebijakan buka tutup sekolah hingga wacana penghapusan Ujian Nasional.

 

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Mardani mengajukan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi antar negara ASEAN terutama yang bertetangga dalam penyediaan infrastruktur internet. Mardani menyampaikan, gagasan itu selaras dengan AIPA quotes tentang ‘Seamless Connectivity’ untuk suplai penyediaan fasilitas internet khususnya di daerah terluar, terpinggir dan tertinggal (3T) di masing-masing negara.

 

“Inilah pentingnya AIPA quotes tentang ‘Seamless Connectivity’ Contohnya, beberapa daerah 3T di Indonesia ada yang lebih dekat ke Filipina atau Malaysia. Maka, kita usulkan untuk suplai internet ke daerah 3T itu bersumber dari kedua negara itu. Sebaliknya, warga Filipina yang dekat Sulut mendapatkan fasilitas dari Indonesia. Kita ajukan, demi membangun ‘ASEAN as Single Community’ yang maju,” pungkasnya. (pun/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
BKSAP – AIPA Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan di ASEAN
30-07-2020 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Mardani Ali Sera mengikuti meeting virtual yang diselenggarakan oleh ASEAN...
Dyah Roro Bicara Tiga Faktor Fundamental dalam Demokrasi Lingkungan
30-07-2020 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Dyah Roro Esti mengatakan Demokrasi Lingkungan didasarkan pada gagasan bahwa pembuatan keputusan yang...
GKSB DPR Indonesia - Turki Dukung Penyelesaian IT- CEPA
16-07-2020 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Indonesia – Turki Muhammad Farhan mendukung penyelesaian perundingan perdagangan bebas Indonesia – Turki (IT...
Parlemen Indonesia – Peru Pererat Kerja Sama di Berbagai Bidang
15-07-2020 / B.K.S.A.P.
Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR RI melakukan virtual meeting dengan Parlemen Peru dan Duta Besar Peru. Anggota BKSAP DPR RI...