DPR dan Pemerintah Godok Protokol Kesehatan Pilkada

14-08-2020 / KOMISI II

Anggota Komisi II DPR RI Agung Budi Santoso usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Pidato Presiden RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Foto : Erman/Man

 

Anggota Komisi II DPR RI Agung Budi Santoso menegaskan bahwa Komisi II DPR RI dengan Pemerintah, khususnya penyelenggara Pemilu, saat ini tengah menggodok aturan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19. Dua hal yang menjadi utama adalah aturan mengenai kampanye serta cara pencoblosan yang harus dibuat dengan tetap meminimalisir kerumunan massa.

 

Hal tersebut disampaikan Agung kepada Parlementaria usai menghadiri Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR-DPD RI, serta Pidato Presiden RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2020). Agung memastikan bahwa dirinya selalu mewanti-wanti agar Pilkada yang akan diselenggarakan di Bulan Desember nanti bisa berjalan baik tanpa menghadirkan klaster baru penyebaran Covid-19.

 

“Memang kita selalu mewanti-wanti dalam sidang untuk memastikan jenis kampanye seperti apa karena kita tetap harus menghindari kerumunan massa. Kemudian kita juga lihat bagaimana cara pencoblosan nanti. Dua ini yang utama harus diatur. Nah sekarang ini sedang kita godok aturannya sehingga pada saat nanti di tanggal 9 Desember ketika diselenggarakan Pilkada itu sudah aman,” jelas Agung.

 

Selain itu, masih kata Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI ini, tingkat kondusifitas daerah juga akan menentukan terselenggaranya Pilkada Desember nanti. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan bahwa DPR juga masih memantau situasi nasional. Apabila di suatu daerah masih memiliki tingkat penyebaran kasus yang tinggi, bukan tidak mungkin penyelenggaran Pilkada daerah tersebut akan ditunda.

 

“Karena ini kan masih ada waktu September-Desember sekitar empat bulan kira-kira. Kita pantau terus, kita kawal terus penyelenggaraan pemilu sehingga kita ingin yakin betul ketika dalam penyelenggaraan Pemilunya sudah betul-betul aman. Tentunya di situasi tidak menentu ini kemudian banyak daerah yang kemudian menjadi zona merah lagi,” tukas legislator dapil Jawa Barat I tersebut. (er/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Tahapan Penetapan Nomor Paslon Berjalan Kondusif
29-09-2020 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penetapan nomor pasangan calon (paslon) kepala daerah serta dimulainya...
Tim Pansel Komisioner ORI Diharapkan Pertahankan Objektivitas Kinerja
24-09-2020 / KOMISI II
Komisi II DPR RI membahas Rekrutmen Calon Anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dengan dengan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Komisioner ORI....
Bawaslu Diminta Laksanakan Tugas dengan Baik
23-09-2020 / KOMISI II
Anggota Komisi II DPR RI Sukamto berpesan kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai...
Komisi II Setujui Usulan Tambahan Anggaran Kementerian PAN-RB
23-09-2020 / KOMISI II
Komisi II DPR RI menyetujui Pagu Anggaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN-RB) tahun 2021 sebesar...