Komisi III Apresiasi Terobosan Kanwil Kemenkumham NTT

27-10-2020 / KOMISI III

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI ke Kanwil Kemenkumham NTT, Kupang, Senin (26/10/2020). Foto : Singgih/Man

 

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry memberikan apresiasi terhadap terobosan yang telah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Provinsi NTT dalam rangka memberi efek jera bagi para narapidana yang melakukan tindakan meresahkan masyarakat. 

 

“Apresiasi atas keberanian Kakanwil Kemenkumham NTT dan Pemerintah Provinsi NTT untuk memindahkan para narapidana yang merupakan pelaku tindak pencurian ternak dalam jumlah besar di wilayah Pulau Sumba untuk dibina khusus di Lapas Nusakambangan,” ungkap Herman saat memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI ke Kanwil Kemenkumham NTT, Kupang, Senin (26/10/2020).

 

Herman juga menyampaikan, Komisi III DPR RI akan membawa konsep terobosan Kanwil Kemenkumham NTT tersebut dalam rapat Komisi usai masa reses. Harapannya, agar terobosan tersebut didorong menjadi regulasi yang mengatur khusus soal hukuman para pencuri ternak untuk dibina khusus di Lapas Nusakambangan. 

 

“Dalam rapat saya sampaikan kepada ibu Kakanwil, bahwa kami akan terus melakukan kerja sama dan terobosan dengan Kemenkumham dan Dirjen Lapas agar dibuatkan sebuah ketentuan agar semua pencuri ternak di Nusakambangan-kan," ungkap politisi PDI-Perjuangan itu.

 

“Bukan hanya pencuri ternak, tetapi juga pelaku kejahatan seksual terhadap anak. Karena dari paparan, kejahatan seksual terhadap perempuan dan anak sangat luar biasa. Hal tersebut karena berdasarkan paparan Kakanwil Kemenkumham NTT dan Ketua Pengadilan Tinggi NTT, angka pelaku kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak sangat tinggi,” ujar Herman.

 

Lebih lanjut Herman mengatakan, dengan terobosan yang dilakukan Kanwil Kemenkumham NTT tersebut diharapkan dapat memberi efek jera bagi para pelaku kejahatan itu. “Apa yang telah dibuat oleh Kakanwil Kemenkumham NTT dengan terobosan tersebut merupakan hal yang menggembirakan,” ujarnya.

 

Terkait kondisi over kapasitas Lapas, legislator dapil NTT II itu mengatakan masih bisa ditoleransi dan diakali. “Over kapasitas Lapas di NTT ada tetapi tidak terlalu dahsyat, masih bisa ditolerir dan diakali,” saran Herman.

 

Sementara itu,  Kepala Kanwil Kemenkumham NTT Marciana Dominika Jone menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua dan Anggota Komisi III DPR RI atas kunjungan kerja yang dilakukan. "Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih sekali atas kunjungan komisi III," ujarnya. (skr/sf)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Komisi III Setujui Tujuh Calon Anggota KY Masa Jabatan 2020-2025
02-12-2020 / KOMISI III
Rapat Pleno Komisi III DPR RI telah menyetujui tujuh Calon Anggota Komisi Yudisial (KY) Masa Jabatan 2020–2025 yang diserahkan Presiden...
Komisi III Gelar Uji Kelayakan dan Kepatutan Tujuh Calon Anggota KY
01-12-2020 / KOMISI III
Komisi III DPR RI mengelar Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) Calon Anggota Komisi Yudisial (KY) Masa Jabatan...
Pemerintah Harus Kampanyekan Moderasi Beragama
30-11-2020 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Sjamsurijal menegaskan agar kasus pembunuhan sekeluarga yang diduga dilakukan kelompok Ali Kalora di...
Tindak Tegas Pengedar Narkoba di Sulteng
30-11-2020 / KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI Sarifuddin Suding menegaskan, rantai peredaran narkoba di Sulawesi Tengah, terlebih lagi di lembaga pemasyarakatan (lapas)...