Rawa Pening Mendesak Untuk Direhabilitasi

03-10-2011 / KOMISI VII

Panja Danau Komisi VII DPR RI melakukan Kunjungan Lapangan ke Danau Rawa Pening yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dalam Kunjungannya kali ini Komisi VII yang membidangi Energi Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi dan Lingkungan Hidup akan mengawal komitmen pemerintah memulihkan Danau Rawa Pening di Kabupaten Semarang, yang termasuk dalam Rencana Aksi Nasional Terpadu 15 Danau Prioritas 2010-2015.

“Kami memang akan berkonsentrasi penuh untuk dapat menyelesaikan permasalahan Danau Rawa Pening, karena Danau Rawa Pening ini mendesak untuk direhabilitasi, karena kerusakannya sudah tergolong parah, seperti pertumbuhan enceng gondok yang sulit untuk diberantas, selain itu juga terjadi sedimentasi yang cukup tinggi, sehingga saat ini, danau tersebut sulit dimanfaatkan kembali untuk kepentingan masyarakat sekitar,” jelas Ali Kastella, Ketua Rombongan saat pertemuan dengan Bupati Kabupaten Semarang, dan perwakilan Kementrian Lingkungan Hidup, Jum’at (30/9).

Danau Rawa Pening selama ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai PLTA, perikanan, sumber air baku air minum, dan irigasi pertanian, tumbuhan eceng gondok yang tumbuh di sekitaran danau juga dapat dimanfaatkan untuk kerajinan tangan, tetapi sekarang tumbuhan eceng gondok yang tadinya menjadi sumber penghasilan, sekarang ini menjadi musuh terbesar.

“Pertumbuhan eceng gondok yang kian hari kian bertambah membuat Danau Rawa Pening tidak lagi dapat dimanfaatkan masyarakat seperti dahulu, tumbuhan eceng godok sekarang ini berbalik menjadi musuh besar masyarakat”, terang Mundjirin Bupati Kabupaten Semarang yang ikut menghadiri pertemuan dengan Komisi VII.

Kecepatan pertumbuhan eceng gondok di Rawa Pening mencapai 3,69% berat enceng gondok basah per hari (Penelitian Widyanto, IPB 1998), dan dalam waktu 30 hari, pertumbuhan eceng gondok sudah mencapai 110% lebih banyak daripada hari pertama.

Ali Kastella menambahkan, tidak hanya berhenti di situ saja, permasalahan lain dari Rawa Pening yaitu daerah yang semula berupa mangkuk kini berubah menjadi piring akibat sedimentasi yang mengakibatkan banjir lahan sawah hingga ke 4 kecamatan.

Deputi III Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim, Arief Yuwono mengatakan, eceng gondok sebaiknya dijadikan sabuk hijau di pinggiran danau, dengan bagian tengah danau bersih dari ecceng gondok. Dengan begitu, diharapkan, masalah sedimentasi dapat teratasi.

“Pengurangan eceng gondok juga dapat dilakukan dengan alternatif lain, yaitu memberikan biocontrol, seperti memberi ikan grass capr yang memakan eceng gondok.dan kami berupaya konservasi Rawa Pening diharapkan menjadi model percepatan penyelesaian penyelamatan danau bagi danau-danau lain di Indonesia,”harap Arief.

Menurut Dewi Aryani Hilman, permasalahan Rawa Pening dapat diselesaikan dengan 3 kata kunci, yaitu open mind, open heart, dan yang terakhir adalahopen will. Anggota  yang sedang meneruskan kuliahnya di The Sloan School of Management at the Massachusetts Institute of Technology (MIT) menuturkan, “dengan open mind kita dapat menyatakan persamaan persepsi untuk sama-sama ingin membangun dan membenahi Danau Rawa Pening. Lalu open heart, dengan open heart kita harus sama-sama sadar bahwa untuk membenahi Danau Rawa Pening ini merupakan sebuah kewajiban dan kebutuhan, karena manusia tentu tidak akan terlepas dengan lingkungan, yang terakhir adalah open will, dengan open will kita harus sudah mulai mencari dan menambah ilmu agar dapat memetakan dengan cara bagaimana kita membenahi Danau Rawa Pening, kita harus sudah mulai menyiapkan strategi-strategi untuk pembenahannya,”tegasnya.

Rombongan Tim Panja Danau Komisi VII DPR RI yang mengunjungi Danau Rawa Pening di Ketuai oleh Ali Kastella (F-PHanura), dan anggota lainnya yang turut dalam rombongan Sugihono Karyosuwondo (F-PKS), Teuku Irwan (F-PD), Rachmat Hidayat (F-PDIP), Dewi Aryani Hilman (F-PDIP), Irna Narulita (F-PPP), Markum Singodimejo (F-PG), Muhammad Syafrudin (F-PAN). (ra)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Jangan ada Miskomunikasi antara Komisi VII dengan Menteri ESDM
24-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Ridwan Hisjam mengharapkan, saran dan masukan dari para Anggota Komisi VII kepada Menteri Energi dan...
Tambahan Dana Abadi Kemenristek Tak Disetujui, Komisi VII Panggil DJPB Kemenkeu
23-09-2020 / KOMISI VII
Berdasarkan mekanisme pembahasaan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Komisi VII DPR RI menyepakati bahwa anggaran Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/...
Pemerintah Dinilai Lamban Soal Pengembangan EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai pemerintah masih terkesan lamban dalam menjalankan mengembangkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Padahal...
Komisi VII Apresiasi Masukan terkait RUU EBT
22-09-2020 / KOMISI VII
Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengapresiasi masukan-masukan yang diberikan berbagai organisasi seperti Kamar Dagang Industri (Kadin), Tropical Landscape...