Paripurna MPR Sepakati Tatib Pemilihan Ketua

03-10-2009 / LAIN-LAIN

Rapat Paripurna MPR menyepakati tata tertib pemilihan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Kesepakatan ini dilakukan dalam rapat Paripurna MPR ke-3 sesi pertama di Gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (3/10).
            Berikut adalah 8 butir tatib Pemilihan Ketua MPR yang disepakati dalam rapat Paripurna MPR ke-3 sesi pertama.

Butir pertama, Pimpinan Majelis dipilih oleh semua anggota Majelis, kemudian Pimpinan Majelis diusulkan fraksi atau kelompok dan satu paket.

Butir yang ketiga, Pimpinan Majelis terdiri dari satu Ketua dan empat Wakil Ketua dari unsur DPR dan DPD, lalu Pimpinan Majelis disahkan dalam rapat Pimpinan Majelis.

“Apabila hanya ada satu paket calon Pimpinan Majelis maka paket itu langsung disahkan menjadi Pimpinan Majelis,” terang Marzuki Ali yang telah resmi menjadi Ketua DPR RI periode 2009-2014

Selanjutnya, Apabila ada lebih dari satu paket maka akan dilakukan musyawarah mufakat, apabila tidak mencapai mufakat dilakukan pemungutan suara dan ditetapkan dari suara terbanyak.

Sedangkan pada butir yang ketujuh, disepakati bahwa Paket dengan suara terbanyak ditetapkan menjadi pimpinan Majelis, serta Apabila suara sama dilakukan pemungutan suara ualng pada paket yang suaranya sama pada butir kedelapan.

Paripurna pambahasan tatib ini sempat diwarnai insterupsi dari DPD. Pihak DPD tidak menyetujui tata tertib pemilihan Ketua MPR. DPD bersikeras menginginkan jatah 2 kursi dalam kursi pimpinan MPR.

"Interupsi ketua, kami tidak menolak tetapi rapat paripurna kami tidak menerima tatib yang akan disahkan," kata salah satu Anggota DPD Abdul Wahidin

Meski diinstrupsi, Pimpinan rapat, Ketua DPR Marzuki Alie tetap mengetok palu sebagai tanda persetujuan tatib. Namun demikian interupsi DPD dijadikan catatan. "DPD tidak menerima tetapi tidak menolak tatib ini, oleh karena itu saya sahkan," kata Marzuki sembari mengetok palu.

Sebelumnya Wakil Ketua DPD Laode Ida mengungkapkan bahwa hasil Rapat Paripurna DPD tadi malam menyepakati meminta jatah dua kursi pimpinan MPR. Sementara tatib pemilihan Ketua MPR menyepakati komposisi pimpinan MPR diserahkan dalam lobi. (sw)

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Pimpinan DPR RI Masa Bakti 2014-2019 Terima Penghargaan dari Presiden
13-08-2020 / LAIN-LAIN
Pimpinan DPR RI Masa Bakti 2014 – 2019 menerima penghargaan dari negara melalui Presiden Republik Indonesia Joko Widodo di Istana...
Anggota Parlemen Maju Pilkada Dinilai Tidak Harus Mundur
12-08-2020 / LAIN-LAIN
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 33/PUU-XIII/2015 yang mewajibkan mundurnya anggota DPR, DPD, dan DPRD ketika mencalonkan diri dalam Pilkada dinilai...
Syarat Pilkada, Legislator Usul Anggota Parlemen Tidak Perlu Mundur
12-08-2020 / LAIN-LAIN
Tim Kuasa DPR RI memberikan keterangan untuk Perkara Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 22/PUU-XVIII/2020 mengenai pengujian Undang-Undang (UU) Nomor 10 Tahun...
Ekonomi Indonesia Jangan Sampai Masuk Jurang Resesi
10-08-2020 / LAIN-LAIN
Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II Tahun 2020 mengalami kontraksi atau-5,32 persen dibandingkan...