Agenda


[Index Agenda]

18-Jan-2010, Pukul: 09:00

RDPU Komisi VI DPR-RI dengan Asosiasi-Asosiasi dan Gabungan Perusahaan-Perusahaan dalam rangka meminta masukan tentang dampak diberlakukannya Asean China -FTA

Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VI DPR-RI dengan Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Asosiasi Perusahaan Alat-alat Mesin Pertanian Indonesia (ALSINTANI), Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI), Asosiasi Perusahaan Jasa dan Barang Elektronika (ABE), Asosiasi Produsen Synthetic Fiber Indonesia (APSYFI), Gabungan Agen Tunggal Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), Gabungan Asosiasi Pabrik Besi Baja Seluruh Indonesia (GAPBESI), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Asosiasi Industri Aromatic, Olefin, dan Plastik (INAPLAS), Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (ASAKI), Persatuan Perusahaan Kosmetik Indonesia (PERKOSMI), Asosiasi Perusahaan Ban Indonesia (APBI), Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO), Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI), Asosiasi Kakao Indonesia (ASKINDO), Gabungan Industri Elektronika dan Alat Listrik Rumah Tangga (GB Elektronika), Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia (APKOMINDO), Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), dan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kontruksi Baja Indonesia, dan Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI)

DAFTAR PERTANYAAN KOMISI VI DPR-RI
DALAM RANGKA RAPAT DENGAR PENDAPAT UMUM (RDPU)
DENGAN
ASOSIASI-ASOSIASI TERKAIT DENGAN DAMPAK PENERAPAN ASEAN CHINA FREE TRADE AGREEMENT (AC-FTA)

Senin , 18 Januari 2010

Tentang : Kesiapan Asosiasi dalam menyongsong pemberlakukan AFTA

I. Latar Belakang

Pelaksanaan / impelementasi kesepakatan perdagangan bebas di ASEAN atau yang lebih dikenal ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) serta kesepakatan perdagangan bebas ASEAN-China dan ASEAN-China Free Trade/AC-FTA pada 1 Januari 2010 akan menyebabkan makin tersingkirnya produk-produk domestic dari perdagangan internasional. Berbagai polemic seperti disorganisasi struktur, tingginya kandungan impor, lemahnya penguasaan teknologi, rendahnya kualitas sumberdaya manusia, dan tingginya suku bunga perbankan menyebabkan industri manufaktur mengalami kemunduran.

Implementasi kedua perjanjian yang mengarah pada liberalisasi sector perdagangan ini akan membawa konsekuensi dihapuskannya bea masuk (bm) impor untuk seluruh produk petrokimia. AFTA akan menghapus seluruh tarif petro kimia di dalam common effective preferential tariff (CEPT). Sedangkan tariff AC-FTA petrokimia disesuaikan dengan skema normal track II (NT II).

Komisi VI DPR RI bermaksud mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pihak Asosiasi-Asosiasi terkait yang kemungkinan akan terkena dampak akibat penerapan Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) yang mulai diberlakukan per tanggal 1 Januari 2010.

II. PERTANYAAN :

A.Umum

1. Sejauh mana kesiapan pihak Asosiasi menghadapi pemberlakukan kesepakatan perdagangan bebas AFTA yang mulai diberlakukan 1 Januari 2010 ini ?
2. Upaya apa saja yang telah dilakukan Asosiasi dalam melakukan pembinaan terhadap para anggotanya menyongsong pemberlakuan kesepakatan perdagangan bebas AFTA ?
3. Apa saran dan rekomendasi yang pernah dan akan diusulkan pihak Asosiasi kepada instansi Pemerintah terkait penerapan kesepakatan perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?
4. Masalah yang terkait dengan daya saing kita adalah kurangnya manufaktur, biaya bunga yang tinggi, inefisiensi dan tumpang tindihnya perijinan serta rendahnya produktifitas, Bagaimana peran Asosiasi dan upaya apa saja yang telah dilakukan dalam menaikkan daya saing dalam hal produktifitas tersebut ?
5. Dari pengalaman selama ini, seberapa besar pembukaan pasar bebas ke ASEAN dan China dapat member peningkatan ekspor di kalangan para anggota Asosiasi, seberapa besar pangsa pasar (market share) dari anggota Asosiasi disbanding dengan total volume ekspor yang ada ?

B. Khusus

I. APRISINDO: Asosiasi Persepatuan Indonesia

1. Harap bisa dipaparkan secara detail sejauh mana kesiapan dan strategi APRISINDO (Asosiasi Persepatuan Indonesia) sebagai Asosiasi industri yang bergerak dalam Industri Kulit dan Alas Kaki, dalam pemberlakuan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA)?
2. Harap bisa diberikan penjelasan mengenai profil keanggotaan, produk yang dihasilkan, kapasitas produksi, dan pangsa pasar (dalam dan luar negeri) dari APRISINDO?
3. Berkaitan dengan Peraturan Menteri Perdagangan No.44/M-Dag/PER/12/2008, mengenai kebijakan pengetatan/pembatasan impor, bagaimana dampaknya bagi industry kulit dan alas kaki, dan bagaimana sejauh ini koordinasi APRISINDO dengan pihak pemerintah?
4. Bagaimana saran dan usulan dari APRISINDO berkaitan dengan pemberlakukan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA)?

2. API : Asosiasi Pertekstilan Indonesia

1. Harap bisa dipaparkan dengan detail mengenai perkembangan keanggotaan API dan besaran kapasitas produksi dari anggota API ? (Selama lima (5) tahun terakhir)
2. Harap bisa di berikan gambaran neraca perdagangan eksport-import tekstil dari Indonesia ke berbagai negara tujuan, khususnya ke Negara Anggota ASEAN dan China selama lima (5) tahun terakhir ?
3. Harap bisa dipaparkan secara detail sejauh mana kesiapan dan strategi API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia) sebagai Asosiasi industri yang bergerak dalam Industri Pertekstilan Indonesia, dalam menghadapi pemberlakuan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA)?
4. Berkaitan dengan beberapa tuduhan dumping tentang produk tekstil Indonesia pada 2007-2008, harap berikan penjelasan mengenai implikasi bagi industry pertekstilan di Indonesia?
5. Bagaimana saran dan usulan dari API berkaitan dengan pemberlakuan Asean China Free Trade Agreement (ACFTA)?

3. ALSINTANI : Asosiasi Perusahaan Alat dan Mesin Pertanian Indonesia

1. Bagaimana profil keanggotaan ALSINTANI, jenis produksi dan kapasitas produksi yang dihasilkan dari masing-masing anggota ALSINTANI ?
2. Menghadapi gempuran membanjirnya produk-produk dari luar, khususnya China, sejauh mana kesiapan ALSINTANI dan upaya-upaya apa saja yang telah dilakukan ALSINTANI dalam melindungi produk yang dihasilkan anggotanya dari serbuan barang sejenis dari luar negeri?
3. Apa saran dan rekomendasi yang diusulkan ALSINTANI menghadapi penerapan kesepakatan perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?

4. APPLI : Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPLI)

1. Mohon dijelaskan perkembangan produsen peralatan listrik Indonesia 5 tahun terakhir, berikut dengan besaran target produksi dan perbandingkan market share yang telah dikuasai oleh industri dalam negeri maupun asing.
2. Harap diberikan penjelasan mengenai peluang dan tantangan produsen peralatan listrik Indonesia terutama sejak diberlakukannya perdagangan bebas ASEAN-China Free Trade Agreement
3. Hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi di lapangan baik mengenai regulasi maupun hal-hal lainnya di lapangan? Dan sejauhmana koordinasi dengan lembaga pemerintah khususnya dalam peningkatan kualitas produk yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun standar internasional.

5. GAIKINDO : Gabungan Agen Tunggal Industri Kendaraan Bermotor Indonesia

1. Mohon dijelaskan perkembangan industri kendaraan bermotor selama 5 tahun terakhir, Harap dijelaskan berapa besaran target Industri kendaraan bermotor untuk tahun 2010 terutama sejak diberlakukannya perdagangan bebas ASEAN-China Free Trade Agreement.
2. Mohon diberikan penjelasan strategi apa yang akan dilakukan oleh Gaikindo dalam meningkatan produktifitas, kualitas, serta jumlah ekspor-impor industri kendaraan bermotor di Indonesia selama 5 tahun terakhir.Harap digambarkan berdasarkan market share masing-masing ATPM industri kendaraan bermotor.
3. Harap diberikan penjelasan berkaitan dengan strategi pengembangan usaha Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia serta hambatan-hambatan yang dihadapi dilapangan baik mengenai regulasi maupun hal-hal lainnya di lapangan?
4. Harap dijelaskan pula mengenai potensi dan peluang dari industri Kendaraan Bermotor Indonesia di luar negeri ?, Jelaskan pula hambatan-hambatannya ?

6. GAPBESI : Gabungan Asosiasi Pabrik Besi Baja seluruh Indonesia

1. Sebagai salah satu sector yang akan terkena dampak penerapan AC-FTA, sejauh mana kesiapan GAPBESI menyongsong pemberlakukan kesepakatan perdagangan Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA)?
2. Melihat kondisi industry besi dan baja domestic yang belum mampu bersaing di pasar Internasional, apa usul, Upaya-upaya apa yang telah dan akan dilakukan Asoisasi dalam mempekuat keanggotaan Asosiasi/ GAPBESI terhadap Pemerintah dalam hal penerapan kesepakatan perdagangan Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?
3. Berdasarkan data import dan eksport antara Indonesia dan China, khususnya untuk produk besi dan baja (HS Code 72 dan 73) selama 5 tahun terakhir dimana telah terjadi deficit neraca export-impor, apakah penerapan AC-FTA pada saat ini tidak akan menambah keterpurukan industry baja domestic ? apa usul dan saran konkrit dari Asosiasi berkaitan dengan pemberlakuan AC-FTA ?

7. GAPMMI : Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman seluruh Indonesia

1. Sebagai asosiasi membawahi industry makanan dan minuman (food and beverages), sejauh mana kesiapan GAPMMI menyongsong pemberlakuan kesepakatan perjanjian perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?
2. Harap dijelaskan profil keanggotaan GAPMMI, produk yang dihasilkan, jenis dan kapasitas produksi, bentuk badan usaha, dan pangsa pasar (market share) dari masing-masing anggotanya?
3. Sejauh mana dampak yang ditimbulkan dari penerapan kesepakatan perjanjian perdagangan Asean China Free Trade Agreement ? apakah hal ini akan mengurangi pangsa pasar anggota GAPMMI ataukah GAPPMI akan dapat mengembangkan produknya ke pasar luar negeri seperti Asean dan China ?
4. Apa saran dan usulan pihak asosiasi (GAPMMI) terhadap penerapan Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) , khususnya berkaitan dengan penerapan tariff bea masuk untuk produk2 makanan dan minuman ?

8. ABE : Asosiasi Jasa Barang Elektronik

1. Harap dijelaskan kesiapan Asosiasi dalam menghadapi pemberlakuan kesepakatan perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?
2. Bagaimana dampak yang ditimbulkan dengan adanya penerapan AC-FTA bagi perkembangan industry dan jasa barang elektronik di Indonesia ?
3. Apa saran, masukan dan rekomendasi yang diberikan Asosiasi
Kepada pemerintah, terkait dengan pelaksanaan kesepakatan perjanjian perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?

9. APYSFI : Asosiasi Produsen Synthethic Fibre Indonesia

1. Agar dijelaskan produk apa yang selama ini dominan menjadi komoditi ekspor anggota asosiasi ke Negara Asean dan China. Jelaskan komposisi prosentase antara produk bahan baku dengan produk jadi/ setengah jadi.?
2. Bagaimana perimbangan antara ekspor dan impor ke dan dari Negara Negara Asean dan China dari bahan baku dan produk jadi/ setengah jadi yang dikelola oleh anggota Asosiasi?
3. Hambatan apa yang dialami oleh APSFY dalam rangka meningkatkan daya saing para anggotanya khususnya berkaitan dengan produk pesaing produk dari Negara lain seperti China?


10. GABUNGAN INDUSTRI ELEKTRONIKA DAN ALAT LISTRIK RUMAH TANGGA (GB ELEKTRONIKA),

1. Harap dijelaskan kesiapan Gabungan Industri Elektronika dan Alat Listrik Rumah Tangga dalam menghadapi pemberlakuan kesepakatan perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?
2. Mohon dijelaskan perkembangan industri elektronika dan alat listri rumah tangga selama 5 tahun terakhir, berikut dengan besaran target produksi dan perbandingkan market share yang telah dikuasai oleh industri dalam negeri maupun asing.
3. Harap diberikan penjelasan mengenai peluang dan tantangan industri elektronika dan alat listri rumah tangga terutama sejak diberlakukannya perdagangan bebas ASEAN-China Free Trade Agreement
4. Hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi di lapangan baik mengenai regulasi maupun hal-hal lainnya di lapangan? Dan sejauhmana koordinasi dengan lembaga pemerintah khususnya dalam peningkatan kualitas produk yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun standar internasional.
5. Bagaimana dampak yang ditimbulkan dengan adanya penerapan AC-FTA bagi perkembangan industry dan jasa barang elektronik di Indonesia ?
6. Apa saran, masukan dan rekomendasi yang diberikan Asosiasi Kepada pemerintah, terkait dengan pelaksanaan kesepakatan perjanjian perdagangan bebas Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA) ?

11. ASOSIASI PENGUSAHA KONSTRUKSI BAJA INDONESIA (APKOBI)

1. Besi Baja sebagai salah satu sektor yang akan terkena dampak penerapan AC-FTA, sejauh mana kesiapan APKOBI menyongsong pemberlakukan kesepakatan perdagangan/Agreement of Asean China Free Trade Area (AC-FTA)?
2. Hal apa saja yang ingin diusulkan terkait dengan kondisi industri besi dan baja domestik yang belum mampu bersaing di pasar Internasional, Upaya-upaya apa yang telah dan akan dilakukan Asoisasi dalam memperkuat keanggotaan Asosiasi/ APKOBI terhadap Pemerintah dalam hal penerapan kesepakatan perdagangan Agreement of Asean China Free Trade Area(AC-FTA) ?
3. Berdasarkan data import dan eksport antara Indonesia dan China, khususnya untuk produk besi dan baja (HS Code 72 dan 73) selama 5 tahun terakhir nampak telah terjadi defisit neraca export-impor, apakah penerapan AC-FTA pada saat ini berpengaruh pada pengusaha konstruksi baja? apa usul dan saran konkrit dari Asosiasi berkaitan dengan pemberlakuan AC-FTA ?

12. GAPENSI:
1. Sebagai asosiasi membawahi industri jasa konstruksi (pelaksana konstruksi), sejauh mana kesiapan GAPENSI menyongsong pemberlakuan kesepakatan perjanjian perdagangan bebas Asean China Free Trade Area (AC-FTA) ?
2. Harap dijelaskan profil keanggotaan GAPENSI, jasa layanan yang dihasilkan, bentuk badan usaha, dan pangsa pasar (market share) dari masing-masing anggotanya?
3. Sejauh mana dampak yang ditimbulkan dari penerapan kesepakatan perjanjian perdagangan Asean China Free Trade Area? apakah hal ini akan mengurangi pangsa pasar anggota GAPENSI ataukah anggota GAPENSI akan dapat mengembangkan jasa layanannya ke pasar luar negeri, khususnya Asean dan China ?
4. Apa saran dan usulan pihak asosiasi (GAPENSI) terhadap penerapan kesepakatan Asean China Free Trade Area (AC-FTA) , khususnya berkaitan dengan rencana masuknya berbagai para pelaku konstruksi di Indonesia ?


[Back]