Pimpinan



Otsus Plus Papua Rancangan Presiden Belum Jelas

07-May-2013


Pada pertemuan Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam (Koordinator Politikdan Keamanan) Priyo Budi Santoso dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe Senin (6/5) terungkap rencana Presiden menetapkan perluasan otonomi khusus Papua atau yang disebut dengan Otsus plus Papua.

Kekhususan Papua dalam UU Otsus No.21 Tahun 2011 menurut Priyo tidak hanya dengan memberikan kesempatan Papua mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan aspirasi dan hak dasar masyarakat Papua. Tetapi juga memberikan kesempatan pada “putra asli” Papua untuk menjadi Gubernur. Selain itu,Otsus juga mengatur pemberian Dana Alokasi Khusus (DAK) yang besarnya setara dengan 2% Plafon DAU (Dana Alokasi Umum) Nasional.

“Belum jelas apa yang dimaksud presiden dengan Otsus Plus ini, yang pasti harus mengacu pada UU Otsus Papua yang sudah ada dan yang kita buat dengan susah payah, dan itu harus dilaksanakan secara murni dan konsekwen,”jelas Priyo yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pemantau Otsus Papua dan Aceh DPR.

Ditambahkannya, kalaupun masih banyak persoalan di Papua, itu karena UU Otsus Papua yang ada belum diimplementasikan seluruhnya. "Masih banyak PP yang belum diselesaikan untuk implementasi UU tersebut. Dan itu kesalahan terbesar pemerintah,"kata Priyo.

Menanggapi pernyataan Priyo, Staff Khusus Kepresidenan bidang Otonomi Khusus Papua, Velix Wanggai yang turut hadirdalam pertemuan dengan Gubernur Papua tersebut mengatakan,UU Otsus plus yang direncanakan Presiden adalah tetap mengacu pada UU Otsus yang telah disahkan DPR sebelumnya, ditambah dengan keistimewaan lain yang akan diberikan pemerintah, hal itu  untuk menjawab segala persoalan yang terjadi pada Papua. Apa keistimewaan plus tersebut? Velix belum bisa menjelaskannya secara rinci. Ditargetkan draf RUU Otsus plus tersebut akan selesai pada Agustus 2013 mendatang.(Ayu) foto:wahyu/parle

Foto-foto Terkait

‹ Prev
Next ›

[Back]