Profil

Theo L.Sambuaga


ANGGOTA DPR HARUS PERJUANGKAN ASPIRASI RAKYAT

Pria yang sudah kenyang makan asam garam di dunia politik ini, menyadari bahwa posisinya di DPR merupakan salah satu amanah dalam memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat sehingga kehidupan penyelengggaraan negara sesuai dengan kepentingan rakyat  ?Hal ini harus sesuai dengan harapan, visi dan misi Partai Golkar,?kata Suami Erna Sudaryati Sambuaga.   

Bahkan, lebih lanjut Theo merinci tugas-tugasnya di DPR antara lain membuat Undang-undang, mengawasi jalannya pemerintahan dan membuat budget yang berdasarkan aspirasi rakyat.  ?bersama-sama anggota lainnya kami akan terus menerus mengawasi dan memberikan masukan agar penyelenggaraan negara, pembangunan dalam segala aspek kehidupan dilaksanakan dengan baik dan bertumpu kepada  pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan rakyat, aman pada upaya penegakan hukum dan HAM,?katanya.

Pria kelahiran 6 Juni 1949 ini menikmati masa kanak-kanak dan remajanya, mulai dari SD sampai SMA, di Manado tanah kelahirannya. Theo dibesarkan dalam keluarga yang sederhana dan menghargai kemajemukan. Ayahnya seorang pegawai negeri sipil. Sedangkan ibunya, seorang ibu rumah tangga, yang telaten menjaga dan mendidik delapan anak-anaknya.

Semenjak SMP, Theo memang sudah dikenal sebagai pria yang sangat aktif dalam mengikuti organisasi di sekolahnya, saat remaja, Theo aktif mengikuti kegiatan organisasi Pramuka tahun 1960-1961. bahkan kegiatan Pramuka yang diikutinya hingga SMA ini, membawanya mengenal dunia organisasi dan mewarnai karakter dan jiwa kebangsaannya.

Baru saat di bangku SMA, ia menjadi Ketua Umum Ikatan Siswa SMAN I Manado (semacam OSIS sekarang), dan aktif memimpin Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) di Sulawesi Utara (1967).  Tamat SMA di Manado, Theo melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Indonesia tahun 1978. Selama kuliah di Jakarta ia juga terus aktif. berorganisasi tanpa pernah melupakan pesan orang tuanya untuk tidak mudah menyerah, berani menghadapi tantangan dengan berusaha keras, bekerja keras dan belajar keras.

Kegemaran berorganisasi Theo muda semakin menggelora saat kuliah di Jakarta dan jauh dari orang tua dan mencapai puncak dalam berbagai kegiatan organisasi dengan menjadi Wakil Ketua Umum Dewan Mahasiswa (DM) Universitas Indonesia (1973-1974), Pimpinan Pusat GMNI (1970-1976). Di dunia kepemudaan, ia menjabat Wakil Sekretaris Jenderal dan kemudian Sekretaris Jenderal DPP KNPI (1981-1984), Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) (1984-1989), dan anggota Dewan Penasihat Asian Youth Council-AYC (1987-1992).

Ayah dua orang anak yang pernah mengecap pendidikan di Jhon Hopkins University, Washington DC. AS. Cenderung memilih berkarya di Komisi I DPR yang membidangi urusan pertahanan, luar negeri, dan informasi karena ia pernah berkiprah di bidang tersebut sebelumnya.