Profil
H. Nurul Iman Mustopa, M.Ag
JABATAN MERUPAKAN AMANAH RAKYAT
Gambaran sosok SBY yang mampu mendorong perubahan, mungkin salah satu alasan seorang Nurul Iman Mustopa terjun dan berkiprah di Partai Politik, pada mulanya dirinya sangat apatis terhadap peran Parpol. Menurutnya, Parpol selalu mengumbar janji semata dan hanya jualan program saja namun, setelah melihat sosok SBY sebagai Ikon dirinya terpesona, hingga akhirnya masuk Partai Politik dimana SBY sebagai ikon Partai Demokrat. ?Untuk merubah kebijakan politik yang ada kita harus terlibat dalam aspek pengambilan keputusan,?terang ayah dari 2 orang anak, Afna Asyifina Noor dan Hafizz A Safana Noor
Keterlibatan Nurul didalam politik, sebenarnya sudah dimulai dari bangku sekolah. Namun awalnya hanya sebatas politik sekolah dan kampus saja. Dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Osis semenjak sekolah di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta. Karena kepintarannya, dirinya mendapat beasiswa dari Mesir untuk belajar di Universitas Alazhar, Cairo.
Ketertarikan dalam organisasi semakin menjadi-jadi saat di Mesir, hingga dirinya terlibat dalam organisasi Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Kairo, yang menjembatani pelajar yang ada di Mesir dengan KBRI Mesir. Selain itu, dirinya juga terlibat didalam paguyuban mahasiswa asal Jabar, dan aktif didalam Asean Forum For Studies in Middle East Egypt.
Menyinggung keadaan sekarang ini, dimana pejabat pemerintah serta anggota DPR jarang terjun langsung ke mayarakat, Ia mengaku sangat kecewa melihat anggota Dewan yang hanya turun saat kampanye saja. ?Jabatan itu merupakan amanat dan apabila tidak dijalankan dianggap mengkhianati rakyat,?kata Mahasiswa Program S3 UIN Bandung saat diwawancarai oleh Parlementaria.
DPR dapat mensosialisasikan program bersama DPR dan pemerintah ?Selama ini unsur komunikasi pemerintah masih kurang,?kata Pria kelahiran Kuningan ini yang aktif sebagai anggota Komisi VIII DPR membidangi masalah agama, social dan peranan perempuan.
Saat terjun di masyarakat dalam menyalurkan dan mensosialisasikan program pemerintah, dirinya secara tegas mengaku tidak mengatasnamakan parpol tetapi berdiri diatas semua golongan. Karena menurutnya, yang paling utama anggota DPR harus turun ke masyarakat guna menjaga konstituennya. ?Saya selalu turun ke Daerah Pemilihan saya 2 kali sebulan,?terang Pria yang berasal dari Daerah Pemilihan Jabar X Garut ini.
Pria yang dikenal ramah ini, memiliki pedoman hidup sekali melangkah berarti allah tidak akan menyiakan seorang hambahnya dan jika berjalan kita dituntut inovator ?Menjadi anggota merupakan musibah sekaligus amanah dan rahasia tuhan yang harus dibarengi dengan perilaku yang baik,?katanya (si)








