Profil

Drs. H. Sutan Bhatoegana, MM.


INDONESIA MENUJU KRISIS MORAL

Sutan biasa dipanggil, memang sekilas terlihat orang yang tegas namun dibalik ketegasannya dirinya merupakan pribadi yang humoris, dan pandai mencairkan suasana. Melihat maraknya ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah bahkan parpol, selaku Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, dirinya melihat masalah bangsa seperti krisis ekonomi, kepercayaan bermula dari krisis moral yang marak terjadi di Indonesia. Karena itu, dirinya menginginkan orang yang dapat berjuang dengan menjunjung tinggi moral dapat ikut membesarkan partai Demokrat.  

Menurut Sutan, ada alasan yang mendukung keinginan tersebut. Alasan pertama, ingin mewujudkan nasional religius. Sehingga ia tidak mempermasalahkan apapun agama orang-orang yang tergabung dalam partai Demokrat, yang penting orang tersebut mempunyai agama, serta memikirkan kebangsaan yang prular ini.

Kedua, lanjutnya, ia menginginkan supaya Demokrat mencontohkan, bila orang-orang demokrat terpilih sebagai pejabat publik, maka ia lepas dari kepartaian.?Ketika ia menjadi Pejabat publik, maka ia sudah lepas sebagai pengurus partai. Agar demokrat menunjukkan kepada rakyat bahwa kader demokrat, milik rakyat. Bukan lagi milik partai,? tandas ayah tiga orang anak ini.

Ia menambahkan, menteri-menteri dan pejabat lainnya yang berasal dari Demokrat, maka saat ini tidak lagi berada di DPP. ?Jadi mereka merupakan milik rakyat seluruh rakyat Indonesia, yang berarti untuk semua partai. Masyarakatpun tidak sungkan-sungkan lagi curhat sama mereka. Tidak lagi ada persepsi bahwa Menteri itu milik partai, sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.

Sebagai partai pendatang baru, pada Pemilu 2004 Demokrat termasuk partai yang mendulang sukses. Kali pertama ikut dalam Pemilu, namun telah berhasil mengumpulkan suara 7,5 persen atau sebanyak 55-60 kursi di Parlemen.

Karenanya, kata Sutan, demokrat berharap pada Pemilu 2009 dapat memperoleh 2 kali lipat dari perolehan suara pemilu 2004 atau sekitar 15 persen suara. ?keinginan itu wajar, agar dapat mempertahankan orang-orang yang ada, khususnya orang yang baik-baik, karena orang-orang tersebut sudah terlatih,?kata Pria kelahiran 3 September 1957 ini.

Ia mengharapkan Demokrat tetap eksis dan terus mendapat dukungan dari rakyat. ?Terlebih dahulu demokrat belum mempunyai apa-apa, hanya semangat. Karenanya, ia berharap kesetiaan orang-orang pada demokrat masih bertahan. Mudah2an dengan izin Allah dan dukungan rakyat, Insyaallah semua bisa berjalan,? kata Ketua Umum Gerakan Penyelamatan Bansa dan tanah air RI Wilayah Jakarta Selatan.  (tim)