Profil

Roestanto Wahidi Dirdjojuwono


                                                                           

  Mantan Ketua BURT periode lalu Roestanto Wahidi Dirdjojuwono mengemukakan, DPR Periode sekarang memiliki potensi besar untuk melakukan perubahan. Karena menurut Alumni Fakultas Teknik Gajah Mada, Sumber Daya Manusia (SDM) dari para anggota Dewan sudah mengalami kemajuan dan memiliki latar belakang beraneka ragam, dan hampir mayoritas profesional dibidangnya.  

“Dari segi SDM ini meningkat dan diharapkan dapat menciptakan pembaharuan-pembaharuan seperti dalam proses-proses pengambilan keputusan krusial apakah di tingkat Komisi, Panja maupun di tingkat Pansus,”terang Alumni S2 Master of business Administration dari Newport University California, tahun 1993 ini.

Menurut anggota Ikatan Arsitek Indonesia ini, DPR sekarang lebih dinamis dibandingkan periode lalu. “Saat ini terlihat mayoritas anggota baru memiliki motivasi besar,”tandas Mantan Wakil Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

Dia menilai, anggota sekarang lebih terlihat sekali keberpihakannya memperjuangkan Aspirasi konstituennya, sekaligus memperjuangkan NKRI sebagai negara kesatuan.

Menyinggung mengenai rumah rakyat sekaligus sebagai rumah aspirasi rakyat di Daerah Pemilihan (Dapil), Roestanto mengatakan, usulan tersebut belum terlambat artinya sesuatu yang baik dapat segera kita mulai tidak ada kata terlambat. “Ide itu saya kira tidak ada kata terlambat, ide itu datang kapan saja anytime kedepan kita gerakkan yang lebih banyak,”kata Mantan Wakil Ketua Tim kampanye Capres/Wapres SBY-Boediono.

Dia menambahkan, aktivitas kedewanan dari anggota sekarang ini yang terlihat menonjol adalah fungsi pengawasan dibandingkan fungsi lainnya seperti fungsi legislasi dan budgeting. “Fungsi pengawasan terlihat lebih menonjol, mungkin karena sekarang yang marak adalah kasus Century, jadi seolah-olah orang hanya melihat kasus itu saja. Sebenarnya-kan harus dilihat secara keseluruhan kinerja pemerintah,”terang Pria kelahiran Yogyakarta tahun 1947 ini.

Terkait program Prolegnas, terang Pria yang memiliki hobi Baseball ini, Komisi V DPR memiliki beberapa RUU pada periode tahun sidang 2010 seperti RUU rumah susun, RUU pemukiman dan perumahan, RUU jalan dan RUU jasa konstruksi.  

“Yang menjadi RUU inistiatif dewan, kalau tidak salah ada 52 RUU, itu merupakan tugas Legislasi Dewan, jadi bukan sekedar membuat RUU dan bukan sekedar membuat undang-undang, tetapi tujuannya bagaimana dengan undang-undang itu membuat Indonesia menjadi lebih maju,”kata Mantan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jabar ini.

Menurut Roestanto, Humas DPR memiliki tugas dalam mensosialisasikan RUU tersebut kepada masyarakat. Karena itu, dirinya mengharapkan media, bersama-sama dengan BURT, dan Humas dapat mensosialisasikan proses legislasi DPR. “Jadi sebenarnya kalau kita bicara kenapa pengawasan yang lebih terlihat karena dari studi media yang dilihat memang fungsi pengawasan kita. Legislasi, tidak banyak, jadi untuk kesempatan ini saya minta tolong agar rekan-rekan yang dapat mensosialisasikan,”papar Wakil Ketua Badan Profesi Ikatan Arsitek Indonesia ini. (tim)