Profil

DR. Ir. NURDIN TAMPUBOLON


BERPOLITIK DEMI RAKYAT

 

 

 

“Intinya ingin mengabdi kepada masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” kata anak “Siantar Men” DR. Ir. Nurdin Tampubolon, pria yang sudah paruh baya kelahiran Desa Siabal-abal, Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, 29 Desember 1954 merambah ke dunia politik dan menjadi Anggota DPR RI Periode 2009-2014 dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Tekadnya ini dilakukan setelah ia sukses dalam berbisnis sebagai pengusaha dengan berbagai karya nyata. “Makanya saya terjun ke dunia politik ingin berjuang dan mengabdi mensejahterakan rakyat,” jelasnya.

Pengusaha sukses pendiri, pemilik, sekaligus chairman & chief executive officer berbagai perusahaan yang tergabung dalam Grup Sonvaldy ini mulai menampakkan kegesitan meraih sukses semenjak mengundurkan diri dari ikatan dinas di PT. Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), di Kuala Tanjung, Asahan, Sumatera Utara di awal tahun 1980-an. 

Selain dikenal sebagai seorang pengusaha sukses, Nurdin Tampubolon pernah tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Departemen Pertambangan dan Energi (Deptamben) pada tahun 1984.

Sambil bekerja sebagai pegawai Deptamben, dia memanfaatkan waktu luang mengajar atau menjadi dosen di Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Jakarta maupun UPN Veteran. Termasuk sebagai pekerja paruh waktu di sebuah perusahaan swasta milik Yudo Sugama, anak Kabakin ketika itu Yoga Sugama. Dengan segala kesibukan dan prestasi yang diraih bathinnya kembali mulai berbisik, “Saya merasa, kayaknya saya bisa bersaing di luar,” ujar Nurdin.

Semua menjadi berbalik ketika di tahun 1988 dia memutuskan mengundurkan diri dari Deptamben. Peristiwa ini dirasakannya sangat berat sebab banyak tantangan. Dari keluarga, sahabat, dan sesama kolega termasuk atasan di Deptamben yang masih menawarkan fasilitas dan program menggiurkan agar betah bekerja dan tidak jadi keluar.

Nurdin meyakinkan diri sendiri bahwa dia mampu membangun usaha. Dia lalu mulai membangun bisnis. Pilihannya jatuh ke bisnis berbasis teknologi canggih atau hi-tech (high technology). Pengalaman bekerja di Inalum menangani aluminium membuat ilmunya merasa pas disitu, terutama saat bekerjasama sebagai mitra PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN), kini PT. Dirgantara Indonesia (DI). Industri pesawat terbang ini menggunakan banyak material aluminium.

Lambat laun, perusahaan yang didirikannya mulai berkembang. Karena itulah, Nurdin memiliki keinginan kuat untuk mensejahterakan masyarakat banyak. “Itulah target utama saya sekarang, kalau masih diperlukan,” cetus mantan kandidat Calon Gubernur Sumatera Utara pada pemilihan 2003.

Ikhtiar Nurdin menyejahterakan masyarakat tidak berhenti disitu. Bermodalkan track records sebagai pengusaha sukses yang telah menghasilkan karya nyata dalam proses pembangunan bangsa, dia mulai memasuki area publik yang lebih luas.

Nurdin Tampubolon menjadi Anggota MPR RI 2003-2004 dan meraih kursi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Sumatera Utara periode 2004-2009. Dia dinominasikan menjadi Wakil Ketua DPD. Sejak 2009 Nurdin terpilih menjadi Anggota DPR RI mewakili Provinsi Sumatera Utara I.

Di DPR RI, Nurdin dipercayakan oleh fraksinya yaitu Fraksi Partai Hanura untuk duduk di Komisi VI yang membidangi permasalahan Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, dan BUMN.

Di Komisi VI DPR RI, Nurdin Tampubolon menduduki posisi sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Nurdin mengakui, dirinya sangat nyaman berada di Komisi VI DPR RI karena dirinya sangat menguasai permasalahan yang menjadi bidang kerja Komisi VI DPR. “Saya sangat menguasai permasalahan di Komisi VI DPR ini ,” tegas Nurdin.

Nurdin menyatakan, di DPR sekarang ini dirinya akan terus berjuang demi kesejahteraan masyarakat banyak. Nurdin juga bertekad ingin memajukan sektor Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, dan BUMN.

Nurdin berharap, keberadaan dirinya di DPR RI akan banyak bermanfaat bagi masyarakat banyak, khususnya dalam rangka membangun sektor BUMN, Perdagangan, Perindustrian, dan sektor Koperasi dan UKM. “Saya akan terus berusaha yang terbaik untuk bangsa dan negara ini,” jelasnya.(ol/iw)