Rencana Pembangunan Gedung Baru DPR RI

Pendahuluan


Latar Belakang


Pada konsep awal perancangannya arsitek Soejoedi mendisain sebuah ruang terbuka yang luas di halaman depan komplek MPR/DPR/DPD-RI sebagai arena untuk menerima dan menghormati tamu. Namun ketika komplek ini dijadikan ajang penyelenggaraan Conefo, Komplek ini berubah menjadi komplek gedung MPR/DPR/DPD RI seperti sekarang ini. Seharusnya konsep Soejoedi tersebut masih amat relevan mengingat MPR/DPR merupakan representasi dari rakyat dan sering harus menerima aspirasi dari rakyat yang diwakilinya.

Namun dalam perkembangannya komplek ini mengalami perubahan baik dari segi konsep maupun peruntukannya, apalagi sejak dilakukannya amandemen terhadap Undang Undang Dasar 1945 yang melahirkan lembaga baru yaitu Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang berkantor di komplek ini.

Kapasitas maupun penataan ruang sudah tidak dapat menampung maupun mengatur jumlah karyawan / staff ataupun barang-barang / berkas yang berada di dalam ruang Gedung MPR/DPR/DPD-RI. Hal ini akan menjadi lebih bermasalah jika menjelang kegiatan-kegiatan kenegaraan di kawasan MPR/DPR/DPD-RI ini.

Meja kerja staf dan jumlah staf yang tidak sebanding dengan luasan ruangan, hal ini mengakibatkan ruang gerak yang semakin sempit.

Ruang perpustakaan yang sudah tidak memadai sehingga diperlukan penambahan dan penataan kembali pada ruang perpustakaan ini.

Dengan demikian dari dasar-dasar yang telah dijelaskan di atas serta adanya penambahan jumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sesuai dengan Undang Undang nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum anggota DPR, DPD dan DPRD yang berdampak pada penambahan jumlah karyawan / staff, maka dapat disimpulkan diperlukan penambahan maupun penataan Gedung di Komplek MPR/DPR/DPD-RI.

Berdasarkan kebutuhan tersebut diatas, oleh Anggota DPR RI Periode 2004 2009 kemudian dilanjutkan oleh Anggota Periode 2009 2014 mengusulkan agar dibangun gedung baru yang representatif sesuai dengan kebutuhan yang berkembang saat ini dan mendatang.

Pembangunan gedung baru DPR ini telah disepakati dalam rapat koordinasi antara Tim Kerja BURT DPR RI dengan Tim Kerja PURT DPD RI.

Lokasi pembangunan gedung baru terletak di selatan gedung nusantara 1 sesuai dengan blok plan yang telah disetujui