DPR Minta PPATK Buka Aliran Dana Bank Century

01-12-2009 / PIMPINAN

DPR meminta PPATK membuka aliran dana Bank Century. Hal tersebut disampaikan Ketua DPR RI Marzuki Alie usai menerima Ketua PPATK di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/12).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua DPR RI Marzuki Alie didampingi empat Wakil Ketua DPR lainnya yaitu, Pramono Anung, Priyo Budi Santoso, Marwoto, dan Anis Matta, menerima rombongan PPATK.

 "Kami menerima PPATK karena PPATK menjadi ekor dalam Skandal Bank Century. Mengapa kami memanggil PPATK, karena rapat paripurna sudah meloloskan pansus hak angket untuk skandal Bank Century," kata Marzuki.

Menurut Marzuki, PPATK memegang peranan penting dalam pengungkapan skandal Bank Century. Data PPATK menjadi kunci pembuka skandal yang merugikan negara Rp. 6,7 Triliun ini.

"Apakah PPATK akan memuluskan angket membuka aliran data 6,7 Triliun," ujar Marzuki.

Marzuki mengapresiasi semangat PPATK membantu panitia angket Century yang akan dibentuk 4 Desember nanti.

"Dari penjelasan-penjelasan beliau, bahwa beliau akan membantu dengan sekuat tenaga namun tentunya dengan keterbatasan-keterbatasan. Supaya tidak ada lagi fitnah," tegasnya.

Marzuki Alie menilai PPATK harus spesifik dalam menelusiri aliran dana skandal Bank Century sebesar Rp 6,7 Triliun. "Harapan kita 6,7 Triliun bisa ditelusuri oleh PPATK. Rupanya tidak demikian, harus spesifik," kata Marzuki.

Sementara itu Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso mengatakan, dalam rangkaian penuntasan skandal Bank Century, Pimpinan DPR akan memanggil pimpinan KPK Kamis (3/12) pekan ini. KPK dipercaya sebagai lembaga yang paling layak mengusut tuntas skandal Bank Century.

"Lusa pimpinan DPR memanggil pimpinan KPK untuk membicarakan pengusutan skandal Century," kata Priyo Budi Santoso

Menurut Priyo, DPR mengusut skandal Century dari sisi politik. Sementara, KPK yang akan menyelidiki dari wilayah hukumnya.

"Angket Century mengungkap skandal Century dari ranah politik. Kalau KPK mengusut dari jalur hukum, karena KPK paling sahih untuk mengusut dari jalur hukum," jelas Priyo. "Jadwal pastinya lusa siang atau sore, Itu yang sudah disepakati pimpinan," tegasnya.

 

PPATK Tunggu Perintah DPR

Sementara itu, Ketua PPATK Yunus Husein mengaku siap membantu proses pengungkapan aliran dana skandal Bank Century dalam pansus Angket Century. PPATK menurut Yunus hanya menunggu permintaan dan perintah dari DPR.

"Bukan persoalan sanggup atau tidak, kita ada prioritas. Kalau tidak diminta berarti tidak menjadi prioritas dong," kata Yunus

Yunus juga menegaskan bahwa selama ini PPATK sudah menyerahkan beberapa data yang diminta KPK untuk beberapa kasus yang ditangani KPK. "Dari 51 yang diminta saja kami baru hasilkan 11 informasi yang kita dalami dan kita sampaikan ke BPK," ujar Yunus.

Bahkan, Yunus mengaku setiap hari lembaganya selalu saja menemukan transaki mencurigakan. Jumlahnya pun bahkan sangat banyak. "Kami tiap hari terima laporan transaksi mencurigakan sebanyak 70 diluar masalah ini," imbuhnya.

Yunus berharap agar PPATK lebih mudah dalam membantu pansus angket Century, pansus harus fokus pada beberapa hal krusial yang mengarah ke skandal Bank Century. "Lebih mudah kalau data yang diminta terbatas, fokus juga jelas untuk dikerjakan. Kalau tidak bisa bertahun-tahun tidak akan selesai," tutupnya.(ol)


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Puan Maharani: Terima Kasih Tim Thomas Cup RI Sudah ‘Kibarkan’ Merah Putih di Dada Kita Semua
18-10-2021 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani memberikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan tim bulu tangkis putra Indonesia memboyong Piala...
Gus Muhaimin: Indikator Pembangunan Sukses Bukan Hanya Ekonomi, Tapi Bahagia
17-10-2021 / PIMPINAN
Tujuan utama setiap negara melakukan pembangunan ekonomi adalah untuk memperoleh kemakmuran, baik kemakmuran bagi negara maupun kemakmuran bagi penduduknya. Indikator...
Puan Maharani Dukung Polri Tindak Tegas Pinjol Ilegal
16-10-2021 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani memberi dukungan kepada jajaran Polri yang tegas memberantas praktik-praktik pinjaman online (pinjol) ilegal....
Puan Maharani Minta Aturan Prokes Dijalankan Secara Tegas
15-10-2021 / PIMPINAN
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengingatkan agar aturan karantina bagi siapapun yang baru datang dari luar negeri dijalankan...