PEREMPUAN PUNYA PERAN PENTING DALAM KEHIDUPAN BERDEMOKRASI

03-12-2009 / B.K.S.A.P.

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) Nurhayati Ali Assegaf (Fraksi Partai Demokrat)  mengatakan, perempuan punya peranan yang sangat penting dalam kehidupan berdemokrasi.  

            Menurut Nurhayati, DPR RI sudah benar-benar memperjuangkan kepentingan perempuan. Terbukti pada sidang yang amat penting ini parlemen Indonesia mengirimkan 4 (empat) orang wakil perempuan.

            Demikian disampaikannya pada saat jumpa pers menjelang pelaksanaan Asian Parliamentary Assembly (Sidang Parlemen Asia) ke-4, Kamis (3/12) yang dihadiri Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Ketua BKSAP Hidayat Nur Wahid dan Wakil Ketua BKSAP Sidharto Danusubroto, di gedung DPR.

            Parlemen Indonesia dalam Sidang Parlemen Asia yang akan dilaksanakan di Bandung dari tanggal 7 – 10 Desember, akan mengirimkan delegasinya sebanyak 12 orang, diantaranya dua orang dari Pimpinan DPR dan empat orang Pimpinan BKSAP. Delegasi Indonesia akan dipimpin Sidharto Danusubroto.

            Selain dia sendiri, tiga orang delegasi perempuan lainnya yaitu Evita Nursanty, Herlini Amran dan Okky Asokawati.

            Nurhayati menambahkan, maksud dikirmnya empat orang delegasi perempuan dengan tujuan ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perempuan perlu diperhitungkan dalam kehidupan berdemokrasi.

            Sesuai dengan tema yang ingin diangkat dalam sidang ini  yaitu Indonesia benar-benar menginginkan adanya keadilan dan perdamaian di kawasan Asia. Tentunya, kata Nurhayati, keadilan dan perdamaian ini tidak luput dari peran perempuan yang begitu besar di setiap parlemen Negara masing-masing.  

            Dia menambahkan, masalah terorisme juga masih menjadi isu penting dalam sidang kali ini. Intinya, semua anggota parlemen Asia menginginkan perdamaian. Oleh karena itu, kerjasama yang aktif perlu dilakukan tidak hanya parlemennya saja, tapi kerjasama yang baik perlu dilakukan antara eksekutif dengan legislatif.

            Hal ini dibuktrikan, sebelum acara pelaksanaan sidang, DPR RI mengadakan beberapa pertemuan antara lain mengundang duta-duta besar dari Negara-negara yang masuk dalam keanggotaan APA.

Pada acara sidang nantinya, juga akan mengundang tidak hanya dari parlemen, tapi juga Muspida setempat, DPRD, dan observer dari Non Government Organization (NGO). “Karena intinya demokrasi adalah dari semua dan untuk semua,”kata Nurhayati. (tt)

 

 

 

 

 

 

 

 


  • SHARES
BERITA TERKAIT
Indonesia Komitmen Tingkatkan Kerja Sama dengan Brazil
05-10-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia - Brazil Luluk Nur Hamidah mengatakan Indonesia dan Brazil akan terus meningkatkan...
Rachmat Gobel Tegaskan Komitmen Penuh DPR terhadap SDGs Parlemen Global
02-10-2021 / B.K.S.A.P.
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel menegaskan komitmen penuh DPR RI terhadapSustainable Development Goals(SDGs) melalui fungsi-fungsinya. Gobel juga mengajak semua...
DPR Sukses Galang Dukungan Parlemen Dunia Percepat Capaian SDGs
02-10-2021 / B.K.S.A.P.
DPR RI sukses menggalang dukungan global untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan pemulihan pasca-pandemi Covid-19.Melalui forumFirst Global Parliamentary...
DPR Tekankan Pentingnya Rencana Global Akhiri Pandemi di Pertemuan Parlemen Dunia
28-09-2021 / B.K.S.A.P.
Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharanisaat membukaThe First Global Parliamentary Meeting On Achieving The Sustainable Development Goals(SDGs) yang bertajuk...